Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 27 Feb 2026 20:05 WIT

Dari Jalanan Menuju Masa Depan: Bupati Jayawijaya Tinjau Pelatihan Anak Muda di Semarang


					Bupati Jayawijaya, Atenius Murip mengunjungi anak jaranan di Wamena yang mendapatkan pelatihan di Semarang. Foto: Humas Pemda Jayawijaya Perbesar

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip mengunjungi anak jaranan di Wamena yang mendapatkan pelatihan di Semarang. Foto: Humas Pemda Jayawijaya

KABARPAPUA.CO, Semarang– Komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam menyelamatkan masa depan generasi mudanya bukan sekadar isapan jempol. Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., melakukan kunjungan langsung untuk meninjau perkembangan anak-anak jalanan asal Jayawijaya yang tengah menempuh program pendidikan dan pelatihan di Miracle Healing Center (MHC), Semarang.

Program intensif selama enam bulan ini mengusung tajuk inspiratif: “Dari Pegunungan Papua Untuk Dunia”. Sebuah inisiatif yang dirancang khusus untuk mengubah pola pikir dan membekali anak-anak jalanan dengan keterampilan hidup (life skills) agar siap menjadi “Generasi Emas” Papua yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Sentuhan Motivasi dari Pemimpin

Anak jaranan di Wamena yang mendapatkan pelatihan di Semarang. Foto: Humas Pemda Jayawijaya

Bupati Atenius Murip tidak hanya melakukan peninjauan formal, tetapi juga berdialog dan memberikan motivasi emosional kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir sebagai orang tua bagi mereka.

“Kami ingin anak-anak Jayawijaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Mereka adalah generasi penerus yang harus dibina dengan baik, diberikan pendidikan, keterampilan, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujar Bupati Atenius.

Dirinya memastikan kehadiran pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak yang sebelumnya hidup di jalanan kini mendapatkan pembinaan karakter yang memadai.

Bupati berharap, setelah menyelesaikan program di Semarang, para peserta tidak kembali ke jalanan, melainkan pulang ke Jayawijaya sebagai pribadi yang baru.

“Harapan kami, mereka dapat kembali menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu membangun daerahnya,” pungkasnya. Pemkab Jayawijaya pun berkomitmen akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi berkala agar program ini berjalan tepat sasaran.

Kunjungan ini disambut dengan penuh antusias dan haru oleh para peserta. Mereka mengaku bangga atas perhatian langsung dari pimpinan daerah dan berjanji akan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh demi masa depan yang lebih cerah. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hati-hati, Barang Kedaluwarsa Banyak Beredar di Wamena

5 March 2026 - 20:15 WIT

Pesan Penting Bupati Jayawijaya saat Melantik 2 Pimpinan OPD

4 March 2026 - 23:11 WIT

Lestarikan Budaya Menanam, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Hidupkan Kembali Pangan Lokal

3 March 2026 - 17:57 WIT

Sinergi Pusat-Daerah, Komitmen Bupati Atenius Hapus Kesenjangan di Jayawijaya

28 February 2026 - 07:55 WIT

Dongkrak Komoditas Jayawijaya, Mendag Siap Bersinergi untuk Revitalisasi Pasar dan UMKM

26 February 2026 - 23:26 WIT

Bupati Jayawijaya Bertemu Kemenhub Perkuat Konektivitas Transportasi

26 February 2026 - 22:45 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA