Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 8 Apr 2026 12:43 WIT

DAP Meepago Undang 6 Gubernur di Papua Bahas Nasib Adat di Sektor Tambang


					Pengurus DAP di Meepago. Foto: Katharina/KabarPapua.co Perbesar

Pengurus DAP di Meepago. Foto: Katharina/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Dewan Adat Papua Wilayah Meepago bakal mengundang 6 gubernur di Tanah Papua untuk membahas operasional tambang di Bumi Cenderawasih. 

Ketua DAP Representasi Meepago, Eltinus Omaleng menyebutkan pembahasan bersama para gubernur di Tanah Papua ini akan membahas keberlanjutan masyarakat adat pemilik hak ulayat tanah di atas operasional tambang.

Omaleng bilang, permasalah krusial soal pertambangan di Papua mencuat pada pleno I DAP wilayah Meepago yang dilakukan pada 7-8 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan adat mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA), perlindungan hak asasi manusia, dan tuntutan keterlibatan masyarakat adat dalam operasional tambang, di antaranya Blok Wabu dan Freeport Indonesia.

“Pertemuan dengan para gubernur dan manajemen perusahaan tambang akan dilakukan di Timika pada 10 Mei mendatang. Kami akan duduk bersama, melihat bagaimana manfaat operasional tambang itu untuk berpihak kepada masyarakat adat,” katanya, dalam keterangan pers pada salah satu hotel di Jayapura, Rabu 8 April 2026.

Ke depan, pembahasan dengan kepala daerah di Papua ini juga akan melihat posisi anak adat Papua untuk bisa menempati pimpinan strategis bagi Orang Asli Papua (OAP). 

“Dewan Adat Merpago secara spesifik meminta agar putra-putri terbaik Papua diberikan kesempatan menduduki jabatan puncak termasuk di PT Freeport Indonesia,” kata Omaleng.

Dalam kesempaan itu, Omaleng juga didampingi Ketua DAP Papua, Yakonias Wambrar dan akan mengawal perjuangan DAP Meepago dalam keberpihakan ini.

“DAP pada 7 wilayah adat akan Bersatu demi kepentingan bangsa Papua, khususnya di Meepago,” kata Yakonias.

DAP berharap para kepala daerah di Tanah Papua bisa bersama-sama berkomitmen memastikan keberpihakan perusahaan tambah untuk pemilik hak ulayat.  *** (Katharina) 

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Imigrasi Jayapura Catat 2.032 Paspor, PNBP Capai Rp3,28 Miliar

21 July 2026 - 20:56 WIT

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kodaeral X Tanam Kedelai 20 Hektare di Keerom

17 July 2026 - 20:42 WIT

‘BPJS Menyapa’ di RSUD Jayapura: Pasien Apresiasi Layanan Gratis

15 July 2026 - 23:12 WIT

RSUP Jayapura dan RSCM Perkuat Layanan KIA di Papua

24 June 2026 - 10:47 WIT

Terkait Surat Izin Pemalangan, RSUP Jayapura Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

17 June 2026 - 19:19 WIT

Riset Unhas di Eropa: PKMK Hemat Biaya hingga Triliunan Rupiah

5 June 2026 - 15:43 WIT

Trending di PUBLIK