Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 29 Dec 2023 18:21 WIT

Danrem 172 PWY Sesalkan Duka Lukas Enembe Berubah Jadi Aksi Anarkis di Jayapura


					Pertokoan milik Koperasi Korem 172/PWY di persimpangan Jalan Perumnas Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura ludes terbakar akibat aksi anarkis massa arak-arakan jenazah Lukas Enembe, Kamis 28 Desember 2023. (Penrem 172/PWY) Perbesar

Pertokoan milik Koperasi Korem 172/PWY di persimpangan Jalan Perumnas Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura ludes terbakar akibat aksi anarkis massa arak-arakan jenazah Lukas Enembe, Kamis 28 Desember 2023. (Penrem 172/PWY)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Ricuh massa iring-iringan jenazah mantan Gubernur, Lukas Enembe di wilayah Kota Jayapura telah mencoreng suasana duka masyarakat Papua. Aksi anarkis menyebabkan puluhan bangunan terbakar, serta 14 orang terluka.

Aksi anarkis dimulai dari kedatangan jenazah Lukas Enembe di Sentani, Kabupaten Jayapura dengan melakukan aksi pelemparan batu kepada warga, aparat dan pertokoan. Kendaraan dinas TNI dan Polri turut menjadi sasaran.

Kericuhan berlanjut hingga massa membakar pertokoan milik Koperasi Korem 172/PWY di persimpangan Jalan Perumnas Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura. Api menghanguskan beberapa rumah dinas TNI Bucend III Waena.

Kondisi rumah dinas TNI Bucend III Waena ludes akibat aksi anarkis massa arak-arakan jenazah Lukas Enembe, Kamis 28 Desember 2023.(Penrem 172/PWY)

Bangunan Denkesyah Waena beserta poli kliniknya ikut terbakar. Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono, S.I.P, menyesalkan aksi tidak terpuji massa pengiring jenazah Lukas Enembe.

Pihaknya menyebut aksi  tersebut telah mencoreng dan merusak hari berbelasungkawa masyarakat Papua atas meninggalnya mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Seharusnya aksi anarkis tidak perlu jadi di tengah suasana duka.

“Niat kita semua baik yaitu mengantarkan jenazah hingga ke tempat persemayaman dan pemakamannya. Saya yakin pihak keluarga besar Lukas Enembe juga tidak menginginkan terjadinya hal seperti ini. Harusnya kita berduka, malah kita harus membersihkan dan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh kericuhan ini,” ujar Dedi, pada Jumat 29 Desember 2023.

Poli Klinik Denkesyah Waena turut menjadi sasaran massa arak-arakan jenazah Lukas Enembe, Kamis 28 Desember 2023.(Penrem 172/PWY)

Dedi juga menyayangkan pembakaran Denkesyah Waena yang merupakan salah satu fasilitas kesehatan bagi masyarakat Waena. Peristiwa ini akan menganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

“Padahal keberadaan poli klinik Denkesyah sebagai faskes pertama pelayanan BPJS di wilayah ini sangat membantu masyarakat. Fasilitas terbakar habis, kita harus membangun dari awal. Begitu juga beberapa rumah prajurit yang ikut terbakar dari imbas api yang menjalar dari ruko yang berada di depan jalan,” katanya sembari masih mendata kerugian negara atas kejadian itu. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Operasi Keselamatan 2024 di Papua Libatkan 423 Personel, Prioritaskan Edukasi

2 March 2024 - 22:13 WIT

Komisioner KPU Jayawijaya Jadi Korban Amuk Massa Jelang Pleno Rekapitulasi Suara

2 March 2024 - 13:26 WIT

KKB Berulah Dekat Kantor Bupati Intan Jaya, 1 TNI dan Warga Sipil Tertembak

2 March 2024 - 12:51 WIT

Ricuh Pleno di Yalimo, Wakapolres dan Kasat Lantas Terluka

1 March 2024 - 16:40 WIT

Lanny Jaya Kondusif, Puluhan Polisi Jaga Pleno Tingkat Distrik

29 February 2024 - 15:44 WIT

Hilang 17 Hari, Petugas Panwas Mimika Ditemukan dalam Kondisi Anemia dan Hipotermia

29 February 2024 - 15:13 WIT

Trending di PERISTIWA