Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 1 Sep 2026 20:36 WIT

Bupati Jayawijaya Dorong Kemandirian Pangan Lokal Tekan Laju Inflasi


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. saat memberikan sambutannya di kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building di Grand Hotel Baliem, selasa 1 september 2026.
Foto : Istimewa Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. saat memberikan sambutannya di kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building di Grand Hotel Baliem, selasa 1 september 2026. Foto : Istimewa

KABARPAPUA.CO, Wamena– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Pegunungan menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building di Wamena pada Selasa 1 September 2026.

Acara dihadiri Asisten III Setda Papua Pegunungan Lukas W Kossay, Kepala KC Perum Bulog Wamena Dedi Rahman, Kepala Perwakilan BI Papua Warsono, Kepala BPS Jayawijaya Arther Ludwig Purmiasa, Kepala BPKAD Kabupaten Jayawijaya Estepanus L Kassa, Kepala Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana Papua Pegunungan Isak Yikwa, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H mengapresiasi kerja sama antardaerah yang terus terjalin. Ia menekankan pentingnya menyamakan komitmen dan memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas harga di wilayah Papua Pegunungan.

“Sinergi yang terjaga selama ini telah membuah hasil baik. Pada Juli 2026, inflasi kita tercatat sebesar 4,64% (yoy), turun signifikan dari bulan Juni 2026 yang sempat menyentuh angka 7,84% (yoy),” ujar Atenius Murip dalam arahannya.

Bupati mengimbau semua pihak tidak cepat puas dan tetap waspada. Upaya pengendalian harus konsisten diperkuat untuk menekan tingkat inflasi menuju target 2,5 ± 1% (yoy) demi mempertahankan daya beli masyarakat.

Berdasarkan rilis BPS pada Juli 2026, sejumlah komoditas pangan strategis seperti tomat, cabai rawit, bayam, dan daging ayam ras tercatat masih memberikan andil cukup besar terhadap pergerakan inflasi di Jayawijaya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendorong optimalisasi potensi pertanian lokal. Papua Pegunungan dinilai memiliki kualitas tanah dan sumber daya alam yang sangat subur untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura.

“Kita perlu terus mendorong penguatan kemandirian pangan lokal, seperti cabai, tomat, aneka bawang, dan sayuran. Dengan sinergi yang makin erat, setiap tantangan inflasi dapat direspons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tegasnya.

Kegiatan HLM dan Capacity Building ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang evaluasi rutin, melainkan menghasilkan kesepakatan langkah konkret yang langsung dapat ditindaklanjuti oleh tiap OPD, Bank Indontesia, BPS, Bulog, hingga para pelaku usaha dan petani lokal. *** (Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

KNPI Jayawijaya akan Awasi Distribusi Bantuan Beras Hingga Sampai ke Masyarakat

3 September 2026 - 21:06 WIT

Pemkab Jayawijaya Salurkan Bantuan Pangan Beras ke Masyarakat di 40 Distrik

3 September 2026 - 20:10 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA