Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 26 Jun 2024 23:12 WIT

Anggaran Makan Asrama SMA Unggulan Dawai Yapen Macet 6 Bulan, Kok Bisa?


					Kepala Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Kepulauan Yapen, Zakarias Sanuari. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen, Zakarias Sanuari. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Anggaran makan dan minum Asrama SMA Unggulan Dawai di Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua mengalami keterlambatan selama 6 bulan.

Kepala SMA Unggulan Dawai, Pieter Torobi, Rabu 26 Juni 2024 mengaku keterlambatan 6 bulan anggaran makan menyebabkan murid  dirumahkan selama 2 bulan .

Asrama yang terdiri dari 2 kamar putra dan 2 kamar putri dengan total 97 siswa. “SMA Unggulan Dawai juga memiliki 4 tenaga guru ASN bersertifikasi, 1 guru PPPK dan 8 guru honorer,” terang Pieter lewat gawainya.

Pieter berharap adanya bantuan sarana transportasi untuk memenuhi kebutuhan SMA Unggulan Dawai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen, Zakarias Sanuari, menjelaskan anggaran SMA Unggulan telah naik dari Rp 900 juta menjadi Rp 1 miliar pada 2024.

Menurut Zakarias, anggaran saat ini belum dapat disalurkan, karena Dana Alokasi Umum (DAU) bidang pendidikan belum masuk ke KAS daerah. “Dananya belum masuk ke Kas daerah. Jika sudah akan langsung disalurkan,” katanya.

Zakarias berharap kepala sekolah dan dewan guru dapat memanfaatkan Dana Bos untuk membayar kebutuhan makan dan minum siswa. Hal ini juga demi mendukung proses belajar dan mengajar di sekolah

“Pendidikan pembelajaran ini tidak dapat setop hanya akibat dana tersebut belum cair atau terlambat. Soal dana masuk, kita tidak dapat menjawab, karena ini merupakan urusan dari BKD,” jelasnya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 101 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pesona Batik Canting Barawaikap Perkuat Ekonomi Kreatif di Kepulauan Yapen

12 May 2026 - 22:23 WIT

Rian Hendrik Tinjau Rehabilitasi Rumah Warga Adiwipi Lewat Program BSPS

10 May 2026 - 19:13 WIT

Lapas Kelas II B Serui Deklarasi Perang terhadap Handphone Ilegal dan Narkoba

10 May 2026 - 09:36 WIT

HUT ke-29, HIKMAS Kepulauan Yapen Gelar Pasar Murah di Serui

9 May 2026 - 23:20 WIT

Sambut HUT ke-209 Kapitan Pattimura, Ini Kegiatan IKEMAL Kepulauan Yapen 

9 May 2026 - 17:21 WIT

Giliran Dokter Spesialis di Serui Terima TPB Nol Rupiah

9 May 2026 - 16:20 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN