Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 27 Aug 2026 11:14 WIT

Kodam Cenderawasih Siagakan 2.190 Personel Atasi Karhutla


					Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla.  Foto: Pendam Cenderawasih Perbesar

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla. Foto: Pendam Cenderawasih

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Cenderawasih Makodam XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura, Rabu 26 Agustus 2026.

Apel tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergi lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Papua.

Kesiapan tersebut didukung keterlibatan berbagai satuan dan instansi, di antaranya Kodam XVII/Cenderawasih, Yonif 751/VJS, Brigif TP 80/Kurare, Yon TP 815/WGT, Yon TP 810/BEM, Yon Zipur 10/KYD, Kodim Jayapura, Dalmas, Polhut, Basarnas, dan Damkar.

Sejumlah sarana pendukung juga disiapkan, meliputi 21 unit kendaraan pemadam kebakaran, 17 kendaraan tangki air, 26 ambulans, 538 sepeda motor, 204 kendaraan Triton, dan 169 unit truk. Selain itu, Kodam XVII/Cenderawasih menyiagakan 2.190 personel di wilayah Papua.

Kegiatan itu diikuti sekitar 750 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, kepolisian kehutanan, ORARI, RAPI, serta unsur terkait lainnya.

Pangdam menegaskan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla tidak cukup hanya dengan menyiapkan personel dan perlengkapan. Pencegahan, deteksi dini, respons cepat, serta koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Kesiapsiagaan harus diwujudkan melalui pencegahan, deteksi dini, respons cepat, serta koordinasi yang efektif. Jangan menunggu bencana terjadi untuk bertindak, tetapi lakukan pencegahan sejak dini dan siapkan seluruh sumber daya secara optimal,” tegas Pangdam.

Menurut Pangdam, Karhutla dapat berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, perekonomian, hingga kehidupan sosial. Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa tanpa adanya ego sektoral.

Pangdam meminta seluruh unsur memperkuat pemantauan wilayah dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran. Edukasi kepada masyarakat juga perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali.

Apabila terjadi kebakaran, seluruh unsur diminta bergerak cepat, tepat, terukur, dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel yang bertugas.

“Perkuat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, DKLH, Basarnas, Damkar, ORARI, RAPI, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan penanggulangan bencana merupakan keberhasilan bersama,” ujar Pangdam.

Setelah apel, Pangdam meninjau sarana dan prasarana kesiapsiagaan untuk memastikan seluruh perlengkapan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Ia menekankan agar seluruh personel bertugas secara profesional, humanis, sesuai ketentuan hukum, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan Papua.

Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen Kodam XVII/Cenderawasih bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla melalui deteksi dini, edukasi, kesiapan sumber daya, dan koordinasi lintas sektor. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA