KABARPAPUA.CO, Serui – Kepala Distrik Nusawani, Kepulauan Yapen, Alex Merani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di lima kampung, ASN, guru, serta TNI/Polri yang telah mendukung pelaksanaan upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman Kantor Distrik Nusawani, Senin, 17 Agustus 2026.
Alex mengatakan, pelaksanaan upacara berlangsung dengan baik dan khidmat berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat di wilayah Distrik Nusawani.
“Sebagai Kepala Distrik Nusawani, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga masyarakat di lima kampung yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan upacara bendera HUT ke-81 RI,” ujar Alex.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat, ASN, guru, serta anggota TNI/Polri menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam pembangunan di Distrik Nusawani.
Alex berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Yapen memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah Nusawani, khususnya program-program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Kami warga masyarakat Distrik Nusawani sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah. Kiranya wilayah Distrik Nusawani dapat mendapat perhatian terkait pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan anggota TNI/Polri yang bertugas di wilayah Nusawani karena selama ini turut mendukung berbagai kegiatan dan pembangunan di tingkat distrik maupun kampung.

Sementara itu, Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik, menegaskan bahwa kemerdekaan harus dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah pelosok seperti Kampung Perea, Distrik Nusawani.
Menurut Rian, peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan.
“Pesan saya kepada masyarakat, tetap jaga persatuan dan kekeluargaan. Kita di Papua mengenal adat istiadat dan selalu berpegang pada keluarga. Kita juga harus menjaga alam karena dari alam kita hidup,” kata Rian.
Ia menegaskan, kemerdekaan tidak hanya menjadi milik masyarakat yang tinggal di perkotaan, tetapi juga harus dirasakan oleh masyarakat di wilayah pelosok.
“Sekecil apa pun peran kita, setiap orang harus menikmati kemerdekaan. Kita harus bisa bermimpi secara bebas, hidup dan bekerja sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.
Rian mengatakan, sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat Nusawani akan dibawa dalam pembahasan di DPRK Kepulauan Yapen sesuai dengan kewenangan dan fungsi lembaga legislatif.
Beberapa aspirasi yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan rumah guru, ruang belajar, transportasi bagi guru, serta dukungan di bidang kesehatan dan kebutuhan pembangunan lainnya di tingkat distrik.
“Sesuai kewenangan konstitusi, apa yang kami dapatkan di sini akan kami bawa dalam sidang dan rapat-rapat DPR. Ada beberapa aspirasi, terutama dari guru yang membutuhkan rumah guru, ruang belajar dan transportasi. Di bidang kesehatan juga ada beberapa permintaan dari distrik yang perlu mendapat dukungan,” jelasnya.
Rian menambahkan, DPRK memiliki fungsi pengawasan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, sementara pelaksanaan program di lapangan membutuhkan dukungan pemerintah distrik dan masyarakat.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan saya, kemerdekaan yang kita rayakan hari ini bukan hanya seremonial. Kita harus benar-benar merdeka dalam bentuk kebebasan dan seluruh masyarakat harus menikmati kemerdekaan karena itu adalah hak kita semua. Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Merdeka!” tutupnya. ***(Ainun Faathirjal)




















