Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 17 Aug 2026 12:04 WIT

Ketika Merah Putih Menyatu dengan Busana Nusantara di Papua Tengah


					Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah saat memasuki lokasi perayaan HUT ke-81 RI di Nabire. Foto: Humas PPT Perbesar

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah saat memasuki lokasi perayaan HUT ke-81 RI di Nabire. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire– Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah di Nabire mendadak berubah menjadi panggung megah harmoni budaya pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin 17 Agustus 2026, perayaan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menggemakan pekik merdeka, tetapi juga memamerkan kekayaan jati diri bangsa melalui keberagaman busana adat yang memukau.

Pusat perhatian tertuju pada pasangan pemimpin daerah yang tampil penuh kebanggaan membawa warisan leluhur mereka, misalnya saja Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa tampil gagah dengan menggunakan pakai dari Suku Mee yang dilengkapi noken anggrek nan elok, mahkota penutup kepala tradisional, serta hiasan manik-manik dan gelang khas. Sang istri, Nurhaida Meki Nawipa, tampil anggun memadukannya dengan corak pesisir Papua.

Sementara Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley yang menggunakan pakaian tradisional dari Suku Dani, berjalan beriringan bersama sang istri. Wajah Deinas sengaja dilukis. Deinas juga melengkapi aksesorisnya dengan membawa anak panah di tangan, noken bermotif, serta hiasan taring babi, simbol keteguhan, keberanian, dan kehormatan masyarakat pegunungan.

Keberagaman Nusantara lainnya terpancar nyata dari barisan peserta upacara yang hadir dalam balutan pakaian adat dari berbagai penjuru Indonesia, dipadu dengan keanggunan kain Batik Papua yang dikenakan dengan penuh kebanggaan. Kehadiran Menteri HAM RI Natalius Pigai dan jajaran Forkopimda dalam pakaian formal semakin melengkapi mosaik tersebut.

Ragam ukiran kulit kayu, untaian noken, kilau manik-manik, hingga goresan lukisan adat bersinar di bawah langit Nabire. Momen ini menegaskan pesan mendalam: kemerdekaan sejati adalah ketika bangsa ini berdiri bersatu di bawah Sang Saka Merah Putih tanpa pernah kehilangan jati diri budayanya.b***(Katharina)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Percepat Pembangunan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

13 August 2026 - 14:28 WIT

Asprov PSSI Papua Tengah Segera Gelar Musyawarah, Bentuk Kepengurusan Definitif

4 August 2026 - 13:08 WIT

Pemprov dan DPRP Papua Tengah Sepakati Laporan Keuangan APBD 2025

1 August 2026 - 21:28 WIT

Gubernur Sampaikan LKPJ Pelaksanaan APBD TA 2025 ke DPRP Papua Tengah

31 July 2026 - 17:24 WIT

Selaraskan Pembangunan Nasional, Wamen PPN Kunjungi Provinsi Papua Tengah

30 July 2026 - 17:53 WIT

Gubernur Papua Tengah Minta ASN Patuhi Kode Etik dan Wajib Susun SKP Lewat E-Kinerja

29 July 2026 - 17:50 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH