KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura melaksanakan kegiatan Serbuan Teritorial TNI 2026. Ini sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, serta pembangunan infrastruktur di wilayah Papua.
Dankodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto mengatakan, kegiatan Serbuan Teritorial TNI 2026, tak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan.
“Secara umum targetnya adalah kolaborasi antara TNI, Polri, termasuk masyarakat dapat tercapai secara maksimal. Kemudian yang kedua adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum,” ujar Sugianto di Kota Jayapura, Rabu, 12 Agustus 2026.
Sugianto menjelaskan, pelaksanaan Serbuan Teritorial TNI 2026 melibatkan sekitar 300 personel yang diterjunkan di sejumlah wilayah sasaran, di antaranya Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Biak Numfor.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dua sasaran utama, yakni sasaran fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik, kegiatan diarahkan pada percepatan pembangunan serta perbaikan berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Sejumlah program fisik yang dilakukan meliputi bedah rumah masyarakat, pembangunan jembatan, pembangunan sarana umum, serta pembangunan dan perbaikan tempat ibadah seperti masjid dan gereja.
Sementara itu, kegiatan nonfisik difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan nonfisik itu berupa pemberian wawasan kebangsaan, bela negara, kemudian tentang bahaya media sosial,” jelas Sugianto.
Sugianto menambahkan, aspek keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. “Melalui sinergi tiga pilar, yakni TNI, Polri, dan pemerintah daerah, negara hadir untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan daerah yang membutuhkan perhatian lebih,” terangnya.
“Kita menyadari bahwa aspek keamanan dan kesejahteraan rakyat tidak dapat dipisahkan. Negara hadir melalui sinergi tiga pilar untuk memberikan solusi bagi berbagai permasalahan sosial ekonomi dan infrastruktur yang dihadapi masyarakat,” kata Sugianto menambahkan.
Selain pembangunan fisik, kata Sugianto, kegiatan Serbuan Teritorial TNI 2026 juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dengan tetap menghormati nilai budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal masyarakat Papua.

Sugianto mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar mengedepankan koordinasi dan menghilangkan ego sektoral, sehingga TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dapat bergerak bersama sebagai satu kesatuan.
“Utamakan pendekatan yang humanis dan ramah, dengan senantiasa menghormati kearifan lokal serta adat istiadat di Tanah Papua, agar kehadiran kita dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Serbuan Teritorial TNI 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup serta memperkuat rasa persatuan dan cinta tanah air.
Dankodaeral X Jayapura juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, Polri, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat yang ikut berkontribusi.
Melalui program ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. ***(Imelda)


















