Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 9 Aug 2026 01:11 WIT

Kodam Cenderawasih: Penembakan di Festival Baliem untuk Tunjukan Eksistensi OPM Kodap III/Ndugama


					Tarian adat di Festival Budaya Lembah Baliem 2026. foto: Pendam Cenderawasih Perbesar

Tarian adat di Festival Budaya Lembah Baliem 2026. foto: Pendam Cenderawasih

KABARPAPUA.CO, Wamena- Kodam XVII/Cenderawasih mengecam aksi penembakan terhadap dua warga di sekitar pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu 8 Agustus 2026.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menjelaskan aksi penembakan diduga merupakan bentuk keputusasaan kelompok OPM Kodap III/Ndugama yang semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas TNI di wilayah tersebut. Kapendam menjelaskan, aktivitas Satgas TNI yang terus dilakukan dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat telah mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata. 

“Aksi penembakan itu untuk menunjukkan eksistensi OPM Kodap III/Ndugama, sekaligus mengganggu keamanan di tengah berlangsungnya kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB). Kami pastikan aparat keamanan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok tersebut untuk mengganggu keamanan masyarakat,” tegas Kolonel Inf Tri Purwanto.

Aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM Kodap III/Ndugama sekitar pukul 12.50 WIT di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB. Dalam kejadian tersebut, dua warga terkena rekoset tembakan dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena. Keduanya dalam kondisi sadar.

Kedua korban masing-masing berinisial L.M.K., 43 tahun, laki-laki, dan S., 45 tahun, perempuan. Keduanya merupakan warga Kabupaten Jayawijaya.

Pasca kejadian, aparat keamanan TNI-Polri langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku sekaligus memperkuat pengamanan di sekitar wilayah kegiatan FBLB. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dan peserta festival tetap dapat beraktivitas dengan aman sampai pada acara penutupan hari ini, Sabtu 08 Agustus 2026.

Kapendam menyampaikan bahwa Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan Danrem 172/PWY beserta jajaran TNI di wilayah Jayawijaya untuk segera mengambil langkah pengamanan, membantu masyarakat dan peserta FBLB, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku.

TNI bersama Polri terus melakukan pengamanan secara sinergis di wilayah Jayawijaya. Masyarakat dan peserta FBLB diimbau tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. “Kami menjamin keamanan masyarakat dan kegiatan FBLB berlangsung dengan aman sampai di acara penutupan,” katanya. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama di Nabire

9 September 2026 - 16:46 WIT

Kantor Komnas HAM Papua Dilempar Bom Molotov

9 September 2026 - 12:10 WIT

78 Tahun Polwan Mengabdi, Kapolres Kepulauan Yapen: Semakin Profesional dan Humanis

8 September 2026 - 18:45 WIT

Kapolres Berikan Penghargaan kepada Satintelkam Polres Kepulauan Yapen

8 September 2026 - 18:20 WIT

Misteri Pria dengan Luka Tusukan Tergeletak di Jalan Hang Tuah Serui

8 September 2026 - 00:27 WIT

Kebakaran Rumah di Paniai, 11 Orang Meninggal Dunia

7 September 2026 - 12:03 WIT

Trending di PERISTIWA