Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAPURA · 18 Jul 2026 23:23 WIT

3 Isu Krusial Dibahas pada Rapat Forkopimda Kota Jayapura


					Forkopimda Kota Jayapura disela-sela rapat forkopimda yang digelar Jumat 17 Juli 2026. Foto: paraparatv Perbesar

Forkopimda Kota Jayapura disela-sela rapat forkopimda yang digelar Jumat 17 Juli 2026. Foto: paraparatv

KABARPAPUA.CO. Kota Jayapura-Tiga isu krusial menjadi sorotan utama pada Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pemerintah Kota Jayapura yang digelar Jumat 17 Juli 2026. Ketiga isu tersebut yakni pemberantasan minuman keras (miras) ilegal, penyelundupan narkotika, hingga aktivitas tambang emas ilegal.

Rapat yang dilaksanakan rutin tiga  bulanan itu dipimpin oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. Dalam rapat juga hadir Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, Ketua DPRK Kota Jayapura, Kapolresta Jayapura Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, Dandim 1701/Jayapura, Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, serta Plt Sekretaris Daerah Kota Jayapura. 

Kata Abisai, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah peredaran minuman keras (miras) dan narkoba. “Banyak kasus kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal dipicu oleh konsumsi miras, terutama yang dijual secara ilegal di pinggir jalan,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura bersama Forkopimda akan memperketat pengawasan terhadap penjualan miras, termasuk melakukan penertiban terhadap penjual miras ilegal. 

Termasuk upaya pemberantasan narkotika, khususnya ganja yang diduga masuk melalui jalur perbatasan Papua Nugini. Pemkot meminta aparat keamanan memperketat pengawasan di jalur-jalur tikus yang berpotensi menjadi akses masuk barang terlarang tersebut.

Dalam pertemuan tersebut juga didorong pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling) di seluruh wilayah Kota Jayapura. Hal ini dilakukan mengantisipasi pencurian di lingkungan sekitar dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Selain persoalan keamanan, Wali Kota juga menyoroti aktivitas pendulangan emas ilegal di wilayah Kota Jayapura. Ia menegaskan aktivitas tersebut harus dihentikan karena berpotensi merusak lingkungan dan memicu bencana, seperti longsor.

Abisai meminta masyarakat adat tidak memberikan izin kepada pihak-pihak yang melakukan pengambilan material tanah untuk aktivitas pendulangan emas.

“Mari bersama menjaga keamanan Kota Jayapura. Situasi yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan dan pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat,” katanya. *** (Katharina) .

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayapura Over Target Belanja Pegawai

11 May 2026 - 23:08 WIT

Yusuf Yambe Yabdi Dilantik Jadi Plt Sekda Kabupaten Jayapura

3 October 2025 - 20:07 WIT

Pemkab Jayapura Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

1 October 2025 - 19:58 WIT

Pengembangan Kakao dan Padi Jadi Komoditas Prioritas di Kabupaten Jayapura

30 September 2025 - 22:52 WIT

Pemkab Jayapura Minta Masyarakat Perlu Waspadai Aksi Kriminalitas

30 September 2025 - 21:40 WIT

Kolaborasi Pemkab Jayapura- TNI AU Silas Papare Wujudkan Pangan Murah

27 September 2025 - 15:08 WIT

Trending di KABAR JAYAPURA