Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 23 Jun 2026 09:40 WIT

Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Jayawijaya Raih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026


					Bupati Jayawijaya, Atenius Murip usai tampil menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip usai tampil menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya berhasil menekan angka pengangguran melalui berbagai terobosan di luar jalur rekrutmen aparatur sipil negara (ASN).

Upaya ini mengantarkan Pemkab Jayawijaya meraih peringkat kedua kategori penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip menegaskan, Pemkab Jayawijaya tak hanya mengandalkan formasi ASN yang terbatas. Sebaliknya, peluang kerja baru melalui sektor produktif, pelatihan keterampilan, dan pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD).

“Lapangan kerja ASN itu terbatas. Karena itu kami mencari peluang kerja melalui sektor lain,” kata Atenius saat ditemui media di Kota Jayapura, Papua, Senin malam, 22 Juni 2026.

Para kepala daerah menerima penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 di Kota Jayapura, Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

Menurut Atenius, salah satu langkah nyata adalah pemberian pelatihan keterampilan bagi anak-anak jalanan. Mereka dikirim mengikuti pendidikan di Yogyakarta dan Semarang, sehingga memiliki bekal untuk mandiri. 

“Kami mengangkat anak-anak jalanan dan memberikan kesempatan belajar di Pulau Jawa. Mereka mendapat keterampilan untuk menghasilkan pendapatan sendiri,” kata Atenius.

Selain itu, kata Atenius, Pemkab Jayawijaya menargetkan pengelolaan 700 hektare lahan persawahan tahun ini, serta mendorong pengembangan perkebunan kopi dan hortikultura di tingkat distrik. “Program ini diharapkan membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” terangnya.

Atenius mengakui upaya ini belum sepenuhnya maksimal. Namun, apresiasi yang diraih menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mencari terobosan baru. “Kami masih berusaha dan terus menuju ke arah lebih baik,” katanya penuh harap. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 234 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayawijaya Sambut Hangat Kedatangan Peter Youngren di Wamena

22 October 2026 - 15:01 WIT

Cegah Kabut Asap Memburuk, DLH Jayawijaya Imbau Warga Tak Bakar Lahan

22 October 2026 - 14:23 WIT

Momen Peter Youngren Kembali Injakkan Kaki di Wamena setelah 21 Tahun

22 October 2026 - 10:06 WIT

Mengenal Tugas Kominfo, Mahasiswa Uniyap Wamena Belajar Pengelolaan Informasi Publik

22 October 2026 - 08:54 WIT

Sukses Jaga Kebersihan, DLH Kabupaten Jayawijaya Sabet Penghargaan Nasional

22 October 2026 - 08:39 WIT

Kominfo Jayawijaya Gandeng Tokoh Agama dan RRI Hadirkan Program “Konten Doa”

21 October 2026 - 11:38 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA