KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya berhasil menekan angka pengangguran melalui berbagai terobosan di luar jalur rekrutmen aparatur sipil negara (ASN).
Upaya ini mengantarkan Pemkab Jayawijaya meraih peringkat kedua kategori penurunan tingkat pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026.
Bupati Jayawijaya, Atenius Murip menegaskan, Pemkab Jayawijaya tak hanya mengandalkan formasi ASN yang terbatas. Sebaliknya, peluang kerja baru melalui sektor produktif, pelatihan keterampilan, dan pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD).
“Lapangan kerja ASN itu terbatas. Karena itu kami mencari peluang kerja melalui sektor lain,” kata Atenius saat ditemui media di Kota Jayapura, Papua, Senin malam, 22 Juni 2026.

Menurut Atenius, salah satu langkah nyata adalah pemberian pelatihan keterampilan bagi anak-anak jalanan. Mereka dikirim mengikuti pendidikan di Yogyakarta dan Semarang, sehingga memiliki bekal untuk mandiri.
“Kami mengangkat anak-anak jalanan dan memberikan kesempatan belajar di Pulau Jawa. Mereka mendapat keterampilan untuk menghasilkan pendapatan sendiri,” kata Atenius.
Selain itu, kata Atenius, Pemkab Jayawijaya menargetkan pengelolaan 700 hektare lahan persawahan tahun ini, serta mendorong pengembangan perkebunan kopi dan hortikultura di tingkat distrik. “Program ini diharapkan membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” terangnya.
Atenius mengakui upaya ini belum sepenuhnya maksimal. Namun, apresiasi yang diraih menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mencari terobosan baru. “Kami masih berusaha dan terus menuju ke arah lebih baik,” katanya penuh harap. ***(Imelda)


















