Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 19 Jun 2026 10:04 WIT

Bupati Jayawijaya Ajak GSJA Perkuat Sinergi Bangun Papua Pegunungan


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan sambutan pada Rakorda GSJA Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)
Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat memberikan sambutan pada Rakorda GSJA Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip menghadiri dan sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. 

Kegiatan ini digelar di Grand Baliem Hotel Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kementerian Agama, pengurus GSJA tingkat pusat dan wilayah, para hamba Tuhan, serta peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. 

Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan, rakorda GSJA Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi GSJA untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus menyusun program kerja gereja ke depan.

Atenius juga menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat melaksanakan rakorda, serta berharap kegiatan tersebut menghasilkan program-program yang berdampak bagi pelayanan gereja dan pembangunan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rakorda GSJA Provinsi Papua Pegunungan di Wamena. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan membawa manfaat bagi gereja dan masyarakat,” ujarnya.

Atenius menegaskan, gereja dan pemerintah memiliki peran yang sama dalam melayani masyarakat. Pembangunan daerah tak dapat dilakukan hanya pemerintah semata, tapi butuh dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen, termasuk lembaga keagamaan.

“Gereja dan pemerintah adalah mitra yang saling melengkapi. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi umat,” katanya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip menghadiri Rakorda GSJA Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Atenius menjelaskan, selama ini Pemkab Jayawijaya terus menjalin sinergi dengan berbagai denominasi gereja yang ada. “Keharmonisan hubungan antara pemerintah dan gereja menjadi modal penting jaga persatuan dan mendukung pembangunan di tengah masyarakat yang majemuk,” katanya.

Atenius menyebutkan, terdapat berbagai denominasi gereja dan organisasi keagamaan yang selama ini hidup berdampingan dengan baik di Jayawijaya. Karena itu, ia mengajak seluruh gereja terus menjaga kebersamaan dan memperkuat pelayanan demi meningkatkan kualitas iman serta kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang terjadi saat ini, seperti masalah kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan sosial lainnya, membutuhkan keterlibatan semua pihak dalam mencari solusi.

“Peningkatan iman umat harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, gereja dan pemerintah perlu terus berkolaborasi untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks,” teragnya. 

Atenius juga mengapresiasi pelaksanaan rakorda GSJA yang dinilainya menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas pelayanan gereja sekaligus mempererat hubungan antarjemaat dan pemimpin gereja di Papua Pegunungan.

Di akhir sambutannya, iAtenius berharap seluruh peserta rakorda dapat memanfaatkan forum tersebut untuk merumuskan langkah-langkah pelayanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung terwujudnya Papua Pegunungan yang aman, damai, dan sejahtera.

“Melalui rakorda ini, mari kita bersama-sama mempersiapkan sumber daya manusia yang beriman, berkualitas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” terang Atenius. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Festival Budaya Lembah Baliem Ke-34 Tahun 2026 Resmi Diluncurkan

14 July 2026 - 23:37 WIT

Guna Pemerataan Ekonomi, Festival Budaya Lembah Baliem akan Digelar Bergantian

13 July 2026 - 22:51 WIT

Didampingi Kadis Pendidikan, Bupati Jayawijaya Langsung Memverifikasi Data Guru Honorer K2

8 July 2026 - 13:36 WIT

TP PKK Jayawijaya – BGN Perluas MBG Sasar Ibu Hamil hingga Balita

2 July 2026 - 18:40 WIT

Biaya Masuk Siswa Baru di SMP Negeri 1 Wamena Bentuk Pungli dari Sekolah

2 July 2026 - 17:28 WIT

Kemenkes Tinjau RSUD Wamena untuk Lompatan Layanan Kesehatan Papua Pegunungan

30 June 2026 - 18:39 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA