KABARPAPUA.CO, Nabire – Harapan siswa untuk segera mendapatkan pelayanan di tujuh dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang sempat ditutup harus tertunda. Pembukaan kembali yang direncanakan seminggu lalu terpaksa dijadwal ulang.
Berdasarkan keterangan resmi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Kabupaten Nabire Marsel Asyerem, penundaan ini bukan tanpa alasan. Sebab terdapat beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utama.
“Sudah 1 bulan kami tutup. Kami memohon maaf atas keterlambatan ini, namun pembenahan sudah 100 persen selesai. Fokus utama kami bukan hanya sekadar membuka dapur, tetapi kami juga menunggu jadwal verifikasi dari tim verifikasi BGN pusat,” jelas Marsel.
Marsel menambahkan, penutupan tujuh dapur SPPG tersebut karena beberapa faktor, yakni satu dapur ditutup karena menyebabkan gangguan pencernaan. Terus satu dapur lainnya diketahui menyalahgunaan transportasi untuk mengangkut sampah.
“Lalu lima dapur lainnya bermasalah dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Apalagi yang IPAL-nya memang agak lama, karena mereka harus mengirim barang dari Pulau Jawa dan menunggu jadwal kapal,” terang Marsel.
Marsel juga menggarisbawahi betapa pentingnya para pengelola dan penyedia fasilitas untuk memerhatikan prosedur,agar operasional tetap aman dan berjalan dengan baik. ***(Agies Pranoto)


















