Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 14 Apr 2026 11:57 WIT

Hasil Pertemuan Gubernur Meki Nawipa dengan Dirjen Perimbangan Keuangan


					Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa  saat berbincang dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan, Senin 13 April 2026. Foto: Humas PPT
Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat berbincang dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan, Senin 13 April 2026. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa hadir dalam audiensi bersama 5 gubernur lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua dalam pertemuan bersama Direktorat Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan, Senin 13 April 2026.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah. Seluruh gubernur di Tanah Papua berdiskusi langsung bersama jajaran Pejabat Eselon I dan II DJPK terkait kebijakan transfer ke daerah. Diskusi ini dilakukan guna memastikan pengelolaan fiskal yang lebih optimal dan berkeadilan bagi seluruh provinsi di Tanah Papua.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pembangunan daerah yang semakin merata dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah pusat mengupayakan penambahan pagu Dana Otonomi Khusus agar dapat segera ditetapkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan diakomodasi dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Sebelumnya, alokasi Dana Otsus mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp12 triliunan menjadi Rp10 triliunan. Namun, pada pertemuan itu, pemerintah pusat akan menambah kembali anggaran sekitar Rp2,69 triliunan, sehingga terjadi nominal dana otsus yang akan disalurkan ke Tanah Papua senilai Rp12,69 Triliun.

Provinsi Papua Tengah mendapatkan alokasi dana Otsus sebesar Rp.558 miliar, sementara provinsi lainnya menerima besaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan masing-masing daerah. Tambahan alokasi tersebut mencakup Dana Otonomi Khusus dan Dana Tambahan Infrastruktur yang akan didistribusikan kepada enam provinsi di tanah Papua.

Kementerian Keuangan berpesan kepada 6 gubernur di Tanah Papua untuk segera menyusun dan menyampaikan rincian perencanaan penggunaan Dana Otsus dan Dana Tambahan Infrastruktur secara rinci, terukur, dan akuntabel. Perencanaan tersebut akan menjadi bahan pelaporan kepada Presiden melalui Menteri Keuangan.

Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan proyeksi penggunaan anggaran untuk Tahun 2027, mengingat penetapan alokasi anggaran akan dilakukan oleh Presiden pada Agustus 2026.
Untuk mendukung proses tersebut, sistem Rencana Anggaran dan Program Otsus akan dimanfaatkan secara optimal guna mempercepat penyusunan perencanaan yang terstruktur, terintegrasi, serta berbasis kinerja. *** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH