Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 27 Mar 2026 09:00 WIT

Pagi Hari, Sarmi Diguncang Gempa Magnitudo 6,2


					ilustrasi gempa bumi M6.0 di Sarmi. Foto: BMKG Jayapura Perbesar

ilustrasi gempa bumi M6.0 di Sarmi. Foto: BMKG Jayapura

KABARPAPUA.CO Kota Jayapura– Masyarakat Jayapura dikagetkan dengan getaran gempa yang dirasakan pada pagi hari. Gempa tektonik dengan Magnitudo (M) 6,2 terjadi pada Jumat 27 Maret 2026 pukul 07.51 WIT di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,09° LS ; 139,44° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 76 Km arah timur laut Yalimo, Papua Pegunungan pada kedalaman 75 km.
 
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng ( intraplate ). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ).
 
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu),  Wamena dan Kab. Sarmi dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 08.15 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),” kata Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Marthen, warga Kota Jayapura yang merasakan getaran gempa, mengaku cukup kaget dengan yang dirasakan. Ia menceritakan, saat gempa sedang duduk di meja makan dan getaran yang dirasakan cukup kuat.

“Saya merasakan getaran itu cukup kuat dan terjadi dua kali guncangan. Sempat membuat shock juga, karena dua kali guncangan dan bersamaan dengan gempa, Kota Jayapura sedang diguyur hujan deras,” ujarnya.

Marthen berharap tak ada lagi guncangan susulan yang terjadi dan tak ada kerusakan akibat gempa tersebut. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 263 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Lima Orang Hilang Saat Menyeberang Serui-Waropen

25 August 2026 - 09:27 WIT

Kisah Penemuan Bayi Dalam Selokan di Serui

25 August 2026 - 07:37 WIT

Polres Kepulauan Yapen Peringati Hari Juang Polri, Teguhkan Semangat Pengabdian kepada Masyarakat

23 August 2026 - 10:18 WIT

Rombongan Patroli Polsek Ilu Diberondong Tembakan di Tolikara, Satu Personel Terluka

21 August 2026 - 17:59 WIT

Pasutri Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi Papua, Ini Daftar Pelanggarannya

21 August 2026 - 01:16 WIT

Sukacita dari Lapas Serui pada Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

18 August 2026 - 17:58 WIT

Trending di PERISTIWA