Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 17 Mar 2026 13:01 WIT

Putar Kopi Seri 2 Resmi Dibuka, Ajang Pertemuan Barista Terbaik Nabire


					Lomba Putar Kopi Seri 2  resmi dibuka. (IST) Perbesar

Lomba Putar Kopi Seri 2 resmi dibuka. (IST)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Semangat para pecinta kopi tanah Papua Tengah kembali membara. Ajang bergengsi Lomba Putar Kopi Seri 2 resmi dibuka. Ajang ini mempertemukan para barista terbaik di Nabire untuk memperebutkan gelar juara dan pengakuan atas kualitas seduhan mereka.

Setelah sukses besar pada seri pertama, gelaran kali ini tampil lebih kompetitif. Dengan  berfokus pada teknik dasar, Lomba Putar Kopi Seri 2 menantang para peserta untuk lebih bereksperimen dengan profil rasa dan teknik ekstraksi yang lebih kompleks.

Beberapa kategori utama yang diperlombakan meliputi Brewing Championship, yaitu adu ketangkasan manual brew dengan biji kopi pilihan dari tanah Papua dan juga latte art, pertarungan estetika visual di atas cangkir.

Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Putar Kopi Seri 2, Atila Agil mengatakan, tujuan utama seri kedua ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan membangun ekosistem kopi yang lebih solid sesuai tema Lomba Putar Kopi Seri 2: Plant and Plan

“Kami ingin melihat bagaimana para barista tidak hanya bisa menyeduh, tapi juga bercerita tentang pendewasaan rasa dari sebuah tanaman yang bernama kopi,” jelas Atila, Senin, 16 Maret 2026. 

Menurut Atila, tak hanya kompetisi, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan teknik menyeduh kopi profesional.

Kegiatan dijadwalkan akan berlangsung pada 26 – 29 Maret 2026, berlokasi di Kedai Kopi Komoke di Jalan Merdeka, Nabire. Lomba ini akan diikuti 24 peserta dengan mengundang juri kompeten asal Papua induk dan juga juri lokal.

“Kami juga gratiskan pendaftaran untuk barista orang asli Papua (OAP), namun sangat disayangkan belum ada yang mendaftar hingga penutupan pendaftaran kemarin. Kami harap tahun depan bisa banyak barista OAP yang dapat mengambil bagian,” jelasnya. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Film Agus Ohee adalah Napas Budaya Tanah Tabi

30 April 2026 - 15:39 WIT

Energi Kebaikan PLN, Bahagiakan Lansia hingga Anak Asuh di Tanah Papua

27 April 2026 - 21:55 WIT

Pesona Warna-warni Baju Bodo di Tanah Rantau Serui

27 April 2026 - 05:32 WIT

Istighosah Harlah, Simbol Kemandirian dan Sinergi Fatayat-Ansor Kepulauan Yapen

26 April 2026 - 16:19 WIT

8 Film Komunitas Papua Siap Menggetarkan Jayapura, Catat Jadwalnya

25 April 2026 - 21:20 WIT

Bantuan Kasih Umat Santo Yohanes Pembaptis Waena untuk Calon Imam Papua

25 April 2026 - 20:42 WIT

Trending di RAGAM