Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 24 Feb 2026 09:55 WIT

Langkah Nyata Pemprov Papua Memperkokoh Pilar Agama dan Pendidikan


					Gubernur Papua, Matius Fakhiri menyerahkan dana hibah kepada lembaga keagamaan dan sekolah perintis. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Gubernur Papua, Matius Fakhiri menyerahkan dana hibah kepada lembaga keagamaan dan sekolah perintis. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pemerintah Provinsi Papua menyalurkan dana hibah sebesar Rp5,750 miliar kepada 4 lembaga keagamaan dan 5 lembaga pendidikan perintis pembangunan Papua.

Dana tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus 2026 dan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, di Aula Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Senin 23 Februari 2026.

Acara penyerahan hibah turut dihadiri Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, Pj Sekda Christian Siholait, para asisten Setda, serta pimpinan OPD.

Rincian Dana Hibah sebagai berikut, untuk Bidang Keagamaan Rp3,25 miliar terdiri dari; Pembangunan Kantor Klasis Port Numbay Rp2 miliar, PGGI Rp500 juta, Haji Papua Rp500 juta, GPDI Alfa Omega Rp250 juta

Sementara Bidang Pendidikan Rp2,5 miliar terdiri dari ; Lembaga Pendidikan Keagamaan Advent Rp500 juta, Lembaga Pendidikan Yapis Rp500 juta,YPK Rp500 juta, YPPK Rp500 juta dan
YPPGI Rp500 juta.

Gubernur Fakhiri menyampaikan penyaluran dana hibah ini sejalan dengan visi “Papua Cerah” terwujudnya transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni.

Gubernur Papua, Matius Fakhiri menyerahkan dana hibah kepada lembaga keagamaan dan sekolah perintis. Foto: Imelda/KabarPapua.co

“Papua Cerah mencerminkan harapan bersama akan masyarakat yang berpendidikan, hidup dalam kesejahteraan, serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kedamaian,” ujarnya.

Fakhiri menekankan peran penting lembaga keagamaan dalam membentuk karakter masyarakat yang beriman, berakhlak, serta menjunjung tinggi toleransi dan persaudaraan.

“Dalam konteks Papua yang majemuk, peran tersebut menjadi fondasi utama menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan,” katanya.

Sementara itu, dukungan kepada lembaga pendidikan disebut sebagai investasi jangka panjang untuk memastikan anak-anak Papua memperoleh akses pendidikan yang layak, merata, dan inklusif.

“Sehingga tidak ada lagi anak Papua yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikannya,” harapnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa dana hibah merupakan amanah rakyat, sehingga harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai peraturan perundangan.

“Dengan semangat gotong royong dan persatuan, semoga kita dapat mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” tutupnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jurus Jitu Gubernur Mathius Cetak SDM Unggul Papua

12 June 2026 - 22:53 WIT

Rakor PMD se-Papua Perkuat Pembangunan Menyentuh Akar Rumput

12 June 2026 - 14:03 WIT

Gubernur Papua Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV ke Manokwari

11 June 2026 - 21:17 WIT

BWS Papua Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Kerja Sama Program P3-TGAI 2026

11 June 2026 - 17:45 WIT

Pemprov Papua Bersama BPMP Siap Kawal SPMB Bersih

9 June 2026 - 18:11 WIT

Upaya DPMK Papua Mengembalikan Wibawa Kelembagaan Adat

4 June 2026 - 14:22 WIT

Trending di KABAR PAPUA