Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

SOSOK · 15 Feb 2026 20:53 WIT

Mengenal Rainata, Srikandi Penakluk Bara Api


					Rainata Pattipi, petugas pemadam kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penyelamatan Papua Tengah. Foto: ist Perbesar

Rainata Pattipi, petugas pemadam kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penyelamatan Papua Tengah. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Nabire– Namanya Rainata Pattipi, umurnya 24 tahun. Dia menjadi salah satu perempuan yang bertugas sebagai pemadam kebakaran (Damkar) pada Badan Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penyelamatan Papua Tengah. Helm kuning dan jaket tahan panas selalu digunakan saat dia bertugas memadamkan kobaran api.

Rainata bilang, profesinya adalah panggilan jiwa yang menuntut keberanian melampaui batas gender. Ia mengakui pada awalnya, lingkungan sekitarnya sempat meragukan profesi yang sudah digelutinya selama setahun belakangan ini.

Keraguan banyak dijawabnya dengan prestasi. Rainata tidak hanya mahir dalam teknik firefighting, tetapi juga ahli dalam manajemen penyelamatan (rescue). Ia pun mengakui tidak mudah berada di posisinya sekarang. Selain perlunya keberanian yang besar, persiapan mentalnya juga harus kuat. Sebab, menurutnya, ia tidak bisa menebak seperti apa kejadian lapangan yang menantinya di depan nanti.

Rainata Pattipi, petugas pemadam kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Kebakaran dan Penyelamatan Papua Tengah. Foto: ist

“Api tidak pernah memilih siapa yang akan ia bakar. Begitu juga dengan keberanian, ia tidak memilih apakah ia berada di dada laki-laki atau perempuan,tugas tetap harus dijalankan” tegasnya.

Kini, Rainata dan rekan-rekan perempuannya berharap semakin banyak generasi muda perempuan yang tidak ragu untuk bergabung. Baginya, setiap kali ia berhasil memadamkan titik api atau menyelamatkan nyawa, itu adalah kemenangan atas rasa takut dan stigma yang selama ini membelenggu. *** (Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT Munja Utama Indonesia Raih Pemred Award dan Pena Emas 2026

24 July 2026 - 22:35 WIT

Tak Rela Bahasa Leluhur Hilang, Putra Ansus Terbitkan Kamus Bahasa Daerah

17 July 2026 - 18:27 WIT

Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia, Sosok Lengkap Eksekutif Media Digital

4 July 2026 - 07:35 WIT

Bripda Dita, Bawa Harum Nama Papua di Kejurnas Judo KASAD 2026

30 June 2026 - 23:53 WIT

Sirante Banne Ringgi, Srikandi PLN di Balik Sukses Nyala Terang Pembukaan Pesparawi Nasional di Manokwari

25 June 2026 - 21:30 WIT

Perjuangan Tarti, Ibu Tangguh yang Menembus Batasan Gender Bantu Ekonomi Keluarga

25 June 2026 - 17:53 WIT

Trending di KABAR PUAN