KABARPAPUA.CO, Serui– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Serui membuktikan bahwa balik jeruji besi bukan penghalang untuk tetap produktif. Melalui program pembinaan kemandirian, Lapas Serui menggelar Panen Raya Serentak yang melibatkan puluhan warga binaan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas)untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Panen raya ini menjadi puncak dari proses panjang pembinaan di bidang agribisnis, mulai dari pertanian hingga perikanan.
Berbagai komoditas pangan berhasil dipanen dalam kesempatan tersebut. Area SAE Lapas Serui menyumbangkan hasil bumi berupa sayur-sayuran segar seperti kangkung, sawi, dan kol, serta hasil budidaya ikan lele.
Seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian bibit, perawatan, hingga masa panen, dikerjakan langsung oleh warga binaan. Mereka didampingi secara intensif oleh instruktur internal Lapas untuk memastikan kualitas hasil panen memenuhi standar pasar.

Kepala Lapas Kelas IIB Serui, Antonio Luis Pui Ximenes Da Costa menyampaikan fokus utama kegiatan ini melampaui sekadar hasil panen fisik. Pihaknya tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan teknis di bidang perkebunan dan perikanan.
“Lebih dari itu, kami menanamkan etos kerja, rasa tanggung jawab, dan kesiapan mental agar mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif,” kata Antonio, Senin 19 Januari 2026.
Antonio menjelaskan produktivitas ini sejalan dengan misi Kemenimipas dalam berkontribusi terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). *** (Ainun Faathirjal)
























