Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 31 Dec 2025 19:16 WIT

Refleksi Akhir Tahun 2025: Papua Menuju Transformasi yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni


					Suasana Refleksi Akhir Tahun 2025 oleh Pemerintah Provinsi Papua. (KabarPapua.co/Imelda)
Perbesar

Suasana Refleksi Akhir Tahun 2025 oleh Pemerintah Provinsi Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri menyampaikan refleksi akhir tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan serta komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Matius menyampaikan, sepanjang tahun 2025, Papua menunjukkan kemajuan positif pada berbagai indikator pembangunan. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua pada triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 4,21 persen, menjadi yang tertinggi di wilayah Papua.

Sementara itu, inflasi tetap terkendali pada angka 2,51 persen (year on year) dengan inflasi November 2025 sebesar 0,08 persen. “Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi Papua yang semakin membaik di tengah dinamika nasional dan global,” katanya.

Pada sektor kesehatan, kata Matius, harapan hidup masyarakat Papua mencapai 70,77 tahun. Namun demikian, prevalensi stunting masih berada pada angka 28,6 persen sehingga menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua untuk terus diturunkan melalui berbagai intervensi terarah.

Sepanjang tahun 2025, kata Matius, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berhasil meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Award 2025, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Pemprov Papua juga terus memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah,” jelas Matius.

Memasuki tahun 2026, kata Matius, Pemprov Papua menetapkan arah pembangunan dengan visi “Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni”, melalui sejumlah prioritas strategis.

Prioritas strategis itu, diantaranya penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel, peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua yang unggul dan inklusif.

“Juga penurunan angka kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial, pemantapan keamanan dan kedamaian daerah, pemerataan pembangunan dan konektivitas antarwilayah, serta penguatan ekonomi rakyat berbasis potensi lokal,” terang Matius.

Dalam mendukung ketahanan pangan, kata Matius, Pemprov Papua mengembangkan program cetak sawah, termasuk pembangunan kawasan pertanian seluas 640 hektare di Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, serta pengembangan peternakan, penyediaan sarana produksi pertanian, dan penguatan pascapanen.

“Pemprov Papua terus meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas layanan ibu dan anak, serta penyiapan program Kartu Kasih bagi ibu hamil dan jaminan sosial bagi lanjut usia,” paparnya.

Selain itu, kata Matius, program mudik gratis Natal dan Tahun Baru terus dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan sosial kepada masyarakat.

Matius juga mengatakan, Pemprov Papua menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia atas dukungan melalui berbagai program strategis nasional, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, koperasi Merah Putih, layanan cek kesehatan gratis, pembangunan rumah sakit vertikal, serta sekolah rakyat.

Menutup refleksi akhir tahun, Gubernur Papua mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong sebagai modal utama pembangunan Papua.

“Papua akan terus melangkah maju dengan semangat persatuan dan kasih. Mari kita jadikan tahun 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen bersama menuju Papua yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat,” ujar Matius.

Pemprov Papua juga menyampaikan duka cita atas berbagai musibah yang terjadi sepanjang tahun 2025, termasuk kecelakaan laut di Kabupaten Kepulauan Yapen, serta mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendoakan dan memperkuat nilai kemanusiaan. ***(Siaran Pers/Levi/Imelda)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA