KABARPAPUA.CO, Serui– PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) cabang Serui mengoperasikan 4 kapal penumpang menyambut libur natal dan tahun baru (nataru) 2026.
Kepala PT Pelni Cabang Serui, Whendy R. Imkotta menjelaskan selain 4 kapal penumpang, Pelni setempat menyiapkan 4 kapal perintis yang akan melayani rute-rute wilayah kepulauan.
Pelni cabang Serui memprediksi puncak arus liburan akan terjadi sekitar 20 Desember 2025. “Saat ini, jumlah penumpang masih terpantau rendah, namun kami (Pelni) tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi lonjakan penumpang,” katanya, Jumat 12 Desember 2025.
Kelistrikan Andal
Sementara itu, PT PLN (Persero) ULP Serui menjamin pasokan listrik berada dalam kondisi aman dan andal dalam mendukung seluruh aktivitas masyarakat selama nataru.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Serui, M. Alfian Irsyadul Ibad menjelaskan dari sisi pembangkitan, PLN telah mengantisipasi kebutuhan listrik secara optimal. Saat ini, total daya mampu pembangkit mencapai sekitar 7.960 kVA, sementara beban puncak tertinggi berada di kisaran 6.000 kW. Dengan demikian, masih tersedia cadangan daya sekitar 1.960 kVA.
Dari aspek ketersediaan bahan bakar, Alfian menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan penyedia BBM untuk mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). “Kami terus memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” katanya, Senin 15 Desember 2025.
Sementara itu, dari sisi jaringan, PT PLN (Persero) ULP Serui telah melakukan pembersihan jaringan serta pemeliharaan pada sejumlah penyulang sejak awal Desember 2025, khususnya di wilayah yang selama ini rawan mengalami gangguan. Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan keandalan jaringan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Termasuk membersihkan pohon-pohon yang mendekati jaringan listrik. Harapannya, saat nataru, keandalan kelistrikan tetap terjaga mulai dari pembangkit, jaringan, hingga ke rumah-rumah pelanggan.
“Kami menyiapkan posko siaga Nataru yang berlokasi di halaman Kantor PLN Serui. Posko tersebut disiapkan untuk memastikan pelayanan yang cepat dan responsif bagi masyarakat apabila terjadi gangguan atau keluhan kelistrikan,” jelasnya.
Pasokan BBM Lancar
PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Serui memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Waropen selama masa Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026 dalam kondisi aman dan terkendali.
Manager PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Serui, Yunus Mananti, mengatakan ketahanan stok di di Kepulauan Yapen dan Waropen dalam kondisi aman.
“Pola suplai BBM kami berasal dari Biak untuk produk Pertalite, Pertamax, dan Biosolar, serta dari Wayame untuk Minyak Tanah (kerosene). Hingga saat ini, pola suplai berjalan lancar dan stok kami cek setiap hari agar tidak terjadi kelangkaan,” jelasnya.
Menurut Yunus, Pertamina telah melakukan simulasi hingga jadwal kedatangan kapal guna mengantisipasi potensi kondisi kritis di lokasi penyimpanan. Penyaluran ke lembaga penyalur juga dilakukan secara terukur dengan tetap berkoordinasi bersama programmer yang mengatur pola pergerakan armada mobil tangki.
Meski cuaca dalam beberapa waktu terakhir terpantau cukup ekstrem, Yunus menegaskan penyaluran BBM tetap dilakukan dengan mengutamakan prinsip keselamatan. “Kami selalu mengedepankan safety first dengan mempertimbangkan kondisi cuaca agar suplai tetap terjaga,” ujarnya.
Terkait pasokan BBM ke PLN, ia menyebut penyaluran berjalan rutin dan aman. Untuk jalur transportasi darat sejauh ini tidak mengalami kendala, sementara potensi hambatan lebih sering terjadi pada jalur laut akibat faktor cuaca.
“Kami berharap selama masa satgas Desember hingga Januari kondisi laut dan darat tetap kondusif, sehingga distribusi BBM ke lembaga penyalur berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kekurangan atau kelangkaan,” jelasnya. *** (Ainun Faathirjal)
























