KABARPAPUA.CO, Serui – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebanyak 4.634 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dilepas serentak di 42 kota/kabupaten di Papua raya pada Selasa, 9Desember 2025, termasuk 20 ton untuk Kabupaten Kepulauan Yapen.
Menurut Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, kegiatan ini merupakan agenda nasional yang diikuti secara terpusat dan dihadiri Menteri Pertanian, Wakapolri, pejabat utama Mabes Polri, serta para gubernur dari enam provinsi di Papua raya.
“Hari ini kita baru saja melepas khusus untuk Kabupaten Kepulauan Yapen sebanyak 20 ton. Penyaluran ini bagian dari target 150 ton yang akan dipenuhi hingga akhir Desember 2025,” jelasnya.
Ardyan menjelaskan, beras SPHP akan disalurkan ke seluruh distrik sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Pihaknya memastikan stok beras untuk masyarakat Kepulauan Yapen aman dalam menghadapi perayaan Nataru.
“Polres Kepulauan Yapen bersama Bulog akan menyalurkan 20 ton beras SPHP ke semua distrik. Beras ini dijual dengan harga Rp65.000 per sak berisi 5 kilogram,” jelasnya.
Untuk wilayah yang jauh dari Kota Serui, terutama kampung-kampung pedalaman seperti Poom, Ansus, Raimbawi, dan Windesi, diberikan toleransi tambahan biaya sebesar Rp2.000. Sehingga harga maksimal beras SPHP di daerah terpencil Rp67.000 per 5 kilogram.
Ardyan menegaskan, bila ditemukan penjualan di atas harga tersebut, Polres Kepulauan Yapen bersama Bulog dan Satgas Pangan akan memberikan tindakan tegas. “Harga terjangkau, kami harap masyarakat sambut Nataru tanpa kuatir,” tutupnya. ***(Ainun Faathirjal)
























