Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 20 Nov 2025 20:53 WIT

Komitmen Pemprov Papua Tengah Dana Otsus Jadi Motor Penggerak hingga ke Kampung


					Komitmen Pemprov Papua Tengah Dana Otsus Jadi Motor Penggerak hingga ke Kampung Perbesar

KABARPAPUA.CO, Nabire– Pemerintah Provinsi Papua Tengah (Pemprov) menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan Dana Otonomi Khusus (Otsus) benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat di 8 kabupaten. 

Komitmen ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, saat membuka lomba Barapen (bakar batu) di Nabire, Kamis 20 November 2025.

Menyambut peringatan 24 tahun Otsus, dr. Silwanus Sumule menjelaskan Pemprov Papua Tengah bertekad menjadikan dana Otsus sebagai motor kesejahteraan hingga ke tingkat kampung.

“Dana Otsus tidak boleh hanya tampak di atas kertas, tetapi harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” tegas dr. Silwanus Sumule, mewakili Gubernur Meki Nawipa.

Untuk mewujudkan dampak tersebut, Pemprov fokus pada perbaikan fundamental, yaitu peningkatan tata kelola dan transparansi penyaluran dana. Fokus utama penggunaan dana Otsus diarahkan pada empat sektor krusial: pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan kampung.

Sebagai langkah konkret akuntabilitas, Pemprov juga menggelar pameran kinerja yang menampilkan capaian di berbagai sektor—mulai dari infrastruktur, ekonomi kerakyatan, hingga pelayanan sosial. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung perkembangan pembangunan yang telah dilakukan.

Dr. Sumule telah meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan delapan pemerintah kabupaten untuk menunjukkan kerja nyata, mendengar masukan masyarakat, dan memastikan kebijakan memberi manfaat, terutama bagi Masyarakat Asli Papua.

“Pentingnya kolaborasi, akuntabilitas, dan semangat membangun Papua Tengah secara berkelanjutan tanpa meninggalkan nilai adat dan budaya,” pungkasnya, menandaskan bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan kearifan lokal. *** (Vero)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Bupati Paniai Serahkan Bantuan Solar Cell untuk Desa Terpencil

21 April 2026 - 23:36 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH