Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 17 Nov 2025 19:25 WIT

Pasar Ikan Bawai Diresmikan, Bupati Yapen: Jadi Pusat Ekonomi Baru


					Peresmian Pasar Ikan Bawai di Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Peresmian Pasar Ikan Bawai di Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen meresmikan Pasar Ikan Bawai pada Senin 17 November 2025. Peresmian ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal, khususnya nelayan dan pedagang Orang Asli Papua (OAP) yang bergerak di sektor penjualan ikan kering dan ikan asar.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy dalam sambutannya  menjelaskan Pasar Ikan Bawai diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru yang mampu meningkatkan pendapatan warga.

Bupati Benyamin menyoroti penggunaan alat pengasaran ikan yang mulai difungsikan masyarakat sejak akhir pekan sebelumnya. Menurutnya, alat tersebut membantu proses produksi ikan kering menjadi lebih efektif dan berkualitas sehingga meringankan beban kerja para pedagang.

“Pasar ini dibangun dengan dana Otsus. Saya berharap fasilitas ini digunakan serta dijaga dengan baik agar pemanfaatannya sesuai dengan fungsinya,” katanya.

Pasar Ikan Bawai di Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

Ke depan, Pemkab Yapen akan mendata pedagang yang menempati kios serta memastikan evaluasi berkala. “Fasilitas pasar tidak boleh diperjualbelikan dalam bentuk apa pun. Termasuk sekat-sekat apa yang sudah diatur. Kalau ada yang melakukan hal ini, segera cabut dan jangan kasih kesempatan lagi,” katanya.

Sementara itu, kios pasar akan diprioritaskan bagi mama-mama dan bapa-bapa OAP sebagai bentuk keberpihakan pemerintah untuk mendukung masyarakat asli Papua berusaha secara baik dan halal.

Salah satu pedagang, Larani Wayor yang sudah berjualan sejak 2013 mengaku  merasakan perubahan besar setelah penataan pasar dilakukan. Menurutnya, tempat berjualan yang lebih bersih, aman, dan rapi membuat aktivitas dagang semakin mudah dan mampu menarik lebih banyak pembeli.

“Saya berharap perhatian pemerintah terhadap pedagang dapat terus berlanjut sehingga Pasar Ikan Bawai semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Yapen, Alwi Masse menjelaskan pembangunan pasar bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp833 juta. Anggaran ini dialokasikan melalui DPA Disperindag untuk membangun fasilitas khusus bagi pedagang ikan kering dan ikan asar.

Alwi berharap bangunan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta dijaga kebersihannya. Ia menyebutkan bahwa Pasar Ikan Bawai memiliki kapasitas menampung hingga 56 pedagang. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Soroti Renovasi Sekolah yang Belum Rampung

23 January 2026 - 23:21 WIT

Pesan Penting Wabup Yapen saat Penyerahan DPA hingga SK Plt OPD

23 January 2026 - 15:55 WIT

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Kandowarira

22 January 2026 - 22:01 WIT

Pengembangan Kakao, Petani Apresiasi Langkah Pemkab Kepulauan Yapen 

21 January 2026 - 22:13 WIT

TKG Belum Terbayarkan, Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Gelar RDP 

21 January 2026 - 21:51 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

Trending di BISNIS