Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 12 Nov 2025 21:44 WIT

Rakerkesda se-Papua Tengah Resmi Ditutup


					Penutupan Rakerkesda 2025 se Papua tengah. Foto: Vero/Kabarpapua.co Perbesar

Penutupan Rakerkesda 2025 se Papua tengah. Foto: Vero/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Mimika– Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  Provinsi Papua Tengah, Dr. drg. Yohanes Tebay, MH.,M.Kes menutup kegiatan Rakerkesda tahun 2025, yang berlangsung selama 2 hari, mulai 10 – 11 November 2025 di Ballroom Grand Papua , Mimika. Selasa, 11 November 2025. 

Rakor mengedepankan dan mengutamakan  pelayanan kesehatan di daerah terpencil, sehingga dapat menetapkan program – program kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat. 

“Dalam diskusi ini banyak masalah yang ditemui dalam pelayan kesehatan. Program ini akan dibawa ke kepala dinas dan dilanjutkan ke gubernur untuk dibentuk sebagai program yang akan diterapkan pada kabupaten masing-masing,” jelasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Manusia Kesehatan DKP2KB, Obet Tekege menyampaikan program unggulan yakni pembangunan puskesmas yang terakreditasi agar layanan kesehatan masyarakat dapat diakses dengan mudah. Termasuk tenaga medis, fasilitas, dan juga capaian program nasional yang didalamnya mengedepankan pelayanan berbasis masyarakat. “Kami akan mengoptimalkan  layanan kesehatan,“ jelasnya. 

Ia juga menjelaskan optimalisasi pelayanan harus didukung dengan SDM. Ke depannya, DKP2KB akan membentuk kluster untuk melakukan pembinaan , baik puskesmas maupun rumah sakit yang terdiri cluster  manajemen,  ibu dan anak,  dewasa dan lansia,serta penyakit menular. 

“Kami berharap optimalisasi ini didukung oleh tim dari dinas dan RSUD, serta puskemas yang ada di 8 kabupaten se-Papua Tengah, “ jelasnya. *** (Vero)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Bupati Paniai Serahkan Bantuan Solar Cell untuk Desa Terpencil

21 April 2026 - 23:36 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH