Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 26 Oct 2025 11:16 WIT

Guru dan Nakes di Distrik Yamor Kaimana Terpaksa Mengungsi karena KKB


					Guru dan nakes  Kampung Ururu saat mengungsi, Sabtu, 25 Oktober 2025.  (Foto Dok: Pospol Yamor) Perbesar

Guru dan nakes Kampung Ururu saat mengungsi, Sabtu, 25 Oktober 2025. (Foto Dok: Pospol Yamor)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Guru atau pengajar dan tenaga kesehatan (nakes) atau tenaga medis, terpaksa meninggalkan Kampung Ururu, ibukota Distrik Yamor, Provinsi Papua Barat untuk mengungsi ke daerah lain pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Keputusan untuk mengungsi ini diambil karena adanya informasi bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya bersama anak buahnya akan melintasi wilayah yang dekat dengan kampung, tempat mereka selama ini mengabdi sebagai guru dan nakes.

Di antara para guru dan nakes ini ada yang terpaksa mengungsi ke Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah melalui jalur darat, dan ada pula yang terpaksa mengungsi ke Kota Kaimana, Provinsi Papua Barat melalui jalur laut.

Kapolsek Teluk Etna, Ipda Ricky Eramuri melalui Kapospol Distrik Yamor, Bripka Marthen Wayoi kepada kabarpapua.co, Minggu, 26 Oktober 2025 membenarkan adanya peristiwa pengunsian para guru dan nakes ini.

Marthen menjelaskan, guru dan nakes diungsikan setelah berkoordinasi dengan dinas terkait, sehingga untuk saat ini sudah tidak ada nakes atau tenaga medis maupun guru atau pengajar di Kampung Ururu.

Kapospol Yamor, Bripka Marthen Wayoi (berdiri) saat mengunjungi masyarakat di salah satu kampung di Distrik Yamor. (Foto Dok: Pospol Yamor)

Dikatakan Marthen, berdasarkan informasi yang diperolehnya, pergerakan KKB ini dimulai dari tanggal, 20 Oktober 2025 dan kelompok KKB ini melintas ke arah kilometer 72 yang merupakan ibukota Distrik Yamor.

“Agar informasi ini lebih jelas, saya kemudian meminta untuk dicek ke lokasi Wami batas antara Nabire Kaimana. Setelah dicek ternyata benar, bahwa mereka (KKB) melintasi daerah Wami, Kaimana dari arah Kamp Jeruk ke Kampung Ururu, ibukota Distrik Yamor, Erega, dan Wosokuno,” terangnya. 

Merespon hal ini, kata Marthen, dirinya bersama anggota telah melakukan patroli ke beberapa kampung lain di Distrik Yamor untuk mengecek sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak panik.

“Saya dan komandan Satgas Pamtas selalu berkoordinasi dan melakukan patroli serta lebih banyak mengimbau masyarakat agar jangan panik. Segera melapor apabila ada hal-hal yang mencurigakan,” kata anggota Polri yang telah bertahun-tahun mengabdi di Distrik Yamor ini. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 3,095 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA