Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 16 Sep 2025 18:44 WIT

Musa Yare: Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Isu Kerusuhan Yalimo


					Situasi Kota Elelim, Kabupaten Yalimo mulai terkendali, berkat sinergi antara aparat pemerintahan dan aparat keamanan. (Foto dok: Humas Polda Papua) Perbesar

Situasi Kota Elelim, Kabupaten Yalimo mulai terkendali, berkat sinergi antara aparat pemerintahan dan aparat keamanan. (Foto dok: Humas Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Jayawijaya – Tokoh Adat Elelim, Yalimo di Kabupaten Jayawijaya, Musa Yare, mengimbau masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan dan sekitarnya agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang beredar, terkait kerusuhan di Elelim, Kabupaten Yalimo, Selasa, 16 September 2025.

Dalam pernyataannya, Musa Yare menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Jayawijaya. Dia juga mengungkapkan keprihatinannya atas situasi yang terjadi di Kabupaten Yalimo, yang dinilainya telah menimbulkan kerugian besar, baik secara materiil maupun sosial.

“Saya berharap agar peristiwa serupa tidak menyebar ke kabupaten lain, khususnya Jayawijaya. Peristiwa di Yalimo sangat disayangkan. Sebagai tokoh adat dan kepala suku, saya sangat berharap agar situasi di Yalimo segera membaik dan kondusifitas kembali terjaga,” jelasnya.

Tokoh Adat Elelim di Kabupaten Jayawijaya, Musa Yare. (IST)

Musa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, serta pemerintah daerah, guna menciptakan kembali suasana yang aman dan damai. Ia menekankan pentingnya solidaritas masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menolak segala bentuk provokasi.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Yalimo yang berada di Kabupaten Jayawijaya, untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari kejadian ini. Mari kita bersama-sama menahan diri, tak terpengaruh oleh provokasi maupun isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan justru memperkeruh keadaan,” imbuhnya.

Musa menegaskan, perdamaian dan persatuan merupakan fondasi utama dalam membangun Papua yang lebih baik. Ia berharap agar semua pihak dapat mengedepankan dialog dan pendekatan yang damai dalam menyelesaikan permasalahan. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Diduga Korupsi Penyaluran CBP, Kejati Papua Tahan Empat Mantan Pimpinan Perum Bulog

18 June 2026 - 22:45 WIT

Kejar Selama 2 Hari, Polisi Tangkap Pelaku Curas dan Penganiayaan di Keerom 

18 June 2026 - 11:27 WIT

Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Nabire Gelar Beberapa Turnamen

17 June 2026 - 11:10 WIT

Jenazah Pria Ditemukan Warga di Nabire

16 June 2026 - 11:51 WIT

Polresta Jayapura Kota Musnahkan 4,2 Kg Ganja Milik Tersangka WNA Papua Nugini

12 June 2026 - 23:20 WIT

Polres Kepulauan Yapen Siapkan Pengamanan Konvoi Fans Piala Dunia 2026

11 June 2026 - 20:33 WIT

Trending di PERISTIWA