Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 4 Jul 2025 18:12 WIT

Kasus Korupsi Dana PON XX, Kejati Papua: YW dan KK Baru Diperiksa Sekali


					Suasana jumpa pers Kejati Papua terkait penegakan hukum kasus korupsi dana PON XX Papua. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Suasana jumpa pers Kejati Papua terkait penegakan hukum kasus korupsi dana PON XX Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua kembali menunjukkan komitmen tegas dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Memasuki babak kedua penyidikan, sebanyak 12 orang saksi telah diperiksa, termasuk tokoh sentral dalam PON XX Papua, seperti Pengguna Anggaran YW dan KK.

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Papua, Valery Dedy Sawaki, mengonfirmasi penyidikan Part II kasus ini telah dimulai menyusul keberhasilan babak pertama yang membawa empat terdakwa ke meja hijau dengan putusan vonis.

Para saksi, termasuk YW dan KK, kata Sawaki, kini tengah memberikan keterangan ke penyidik, menambah bobot proses hukum yang sedang berjalan. “Untuk YW dan KK baru satu kali dipanggil dan diperiksa sebagai saksi,” katanya.

Sawaki menekankan bahwa proses pemeriksaan saksi terus berjalan secara paralel. Nama-nama baru yang terlibat akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan.

“Kami harap masyarakat sabar menanti penetapan tersangka yang pasti diumumkan setelah semua saksi diperiksa,” ujar Sawaki.

Asisten Pidana Khusus Kejati Papua, Nixon Mahuse, mengingatkan keras kepada pihak yang masih menahan dana negara hasil korupsi.

Nixon menegaskan pihak kejaksaan memberi ruang untuk pengembalian secara sukarela sebelum tindakan hukum yang lebih keras dilakukan.

“Kami tidak tebang pilih. Tajam ke atas, humanis ke bawah. Siapapun terlibat, pasti kami proses,” tegas Nixon.

Dengan proses hukum yang semakin intensif, Kejati Papua menunjukkan bahwa mereka tidak akan mentolerir praktik korupsi anggaran dalam PON XX Papua.

Penyidikan yang transparan dan tegas ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik dan menjadi contoh pemberantasan korupsi yang berani dan adil. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 323 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Daftar Kerusakan dan Korban Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Jayapura

9 May 2026 - 18:30 WIT

Polisi Periksa 14 Orang Pasca Kericuhan di Stadion Lukas Enembe Jayapura

9 May 2026 - 16:02 WIT

Tanpa Ampun! Lapas Serui Nyatakan Perang Lawan Handphone Ilegal dan Narkoba

9 May 2026 - 13:58 WIT

Buntut Tabrakan di Wanampompi Yapen, Massa Ngamuk Bakar Kendaraan Roda Empat

9 May 2026 - 12:14 WIT

6 Rumah Habis Terbakar di Dok VIII Jayapura

7 May 2026 - 22:48 WIT

Predator Seksual Ditangkap di Boven Digoel, 29 Anak Jadi Korban

7 May 2026 - 16:30 WIT

Trending di PERISTIWA