Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 22 May 2025 14:22 WIT

Unjuk Rasa di Depan Gapura Uncen Perumnas III Ricuh: 4 Polisi Terluka, Satu Truk Dibakar Massa


					Truk polisi yang dibakar massa saat aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gapura Universitas Cenderawasih Perumnas 3 Waena. Foto Perbesar

Truk polisi yang dibakar massa saat aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gapura Universitas Cenderawasih Perumnas 3 Waena. Foto" Polresta Jayapura Kota

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Unjuk rasa mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) di depan Gapura Uncen atas Perumnas 3 Waena berakhir ricuh dan anarkis, pada Kamis 22 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIT. 

Imbasnya, 4 orang polisi kena lemparan batu dan satu unit truk dinas kepolisian dibakar massa yang mengatasnamakan mahasiswa. Ke-4 polisi itu adalah Kasat Samapta AKP Rischard L. Rumboy, Aipda Nursalam, Briptu Aan Krisanto dan Briptu Dicky. 

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen menjelaskan awalnya penyampaian aspirasi didengarkan langsung oleh pihak kampus yang diwakili oleh Wakil Rektor III Universitas Cenderawasih. Namun para mahasiswa yang menggelar aksi tersebut hendak memberhentikan aktifitas di kampus dengan menutup portal gapura naik ke kampus. 

Fredrickus bilang, akhirnya terjadi gesekan bersama aparat kepolisian yang sedang melaksanakan pengamanan di lokasi, berupa tarik menarik antara aparat kepolisian dan para mahasiswa yang kemudian berakhir ricuh serta anarkis karena terjadi pelemparan batu dari pihak mahasiswa kepada aparat kepolisian. 

Polisi berjaga di depan gapura Uncen Perumnas III Waena. Foto: Polresta Jayapura Kota

“Personel yang terluka kena lemparan batu yang mengakibatkan memar, bocor hingga luka robek. Ke-4 personel saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Bhayangkara,” jelas Kapolresta. 

Dari aksi unjuk rasa tersebut belum ada mahasiswa dari massa aksi yang diamankan. Kepolisian akan melakukan identifikasi untuk aksi unjuk rasa,  pelaku pembakaran truk, pelemparan batu terhadap personel hingga penanggung jawab massa aksi tersebut. 

“Kami melakukan pengamanan sebatas gapura atau gerbang kampus, tidak masuk ke area kampus. Aksi unjuk rasa hari ini tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian,” tambah Kapolresta. 

Hingga saat ini aparat keamanan masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan yakni dari Polresta Jayapura Kota dengan dibackup oleh Polda Papua dan Brimob Polda Papua serta TNI yaitu Kodim 1701 Jayapura. *** (Imelda/Rilis)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ribuan Personel Meriahkan Natal Bersama Polda Papua di Auditorium Uncen

20 January 2026 - 09:39 WIT

Peringatan Keras Ketua Adat Lapago Kota Jayapura untuk TPN-OPM

19 January 2026 - 22:24 WIT

Tokoh Agama Papua: TPN-OPM, Hentikan Kekerasan terhadap Warga Sipil di Yahukimo

19 January 2026 - 15:48 WIT

Lapas Kelas IIA Abepura Tegaskan Layanan Pemasyarakatan Berjalan Baik

17 January 2026 - 18:23 WIT

Korban Perahu Ketinting di Asmat Ditemukan Tak Bernyawa

15 January 2026 - 16:55 WIT

Polsek Sota Dampingi Petani hingga Panen Jagung di Ujung Timur Indonesia

15 January 2026 - 10:54 WIT

Trending di PERISTIWA