Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 5 Mar 2025 18:28 WIT

Pj Gubernur Papua Minta KPU Persiapkan Logistik PSU 9 Agustus Mendatang


					Pertemuan PJ Gubernur Papua bersama Komisioner KPU RI dan KPU Papua. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Pertemuan PJ Gubernur Papua bersama Komisioner KPU RI dan KPU Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Ramses Limbong, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mulai melakukan inventarisasi logistik guna persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Hal ini dianggap sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah menerima kunjungan dari Anggota KPU RI, Idham Holik, di ruang kerjanya, Selasa, 4 Maret 2025.

Ramses menyatakan, pemerintah Provinsi Papua siap mensukseskan pelaksanaan PSU meskipun dihadapkan pada kendala anggaran akibat refocusing. “Kami sampaikan terkait kondisi keuangan fisikal Provinsi Papua, di mana terjadi refocusing anggaran sehingga banyak dipangkas. Namun kami optimis bisa melaksanakan PSU dengan lancar,” ujarnya.

Pertemuan PJ Gubernur Papua bersama Komisioner KPU RI dan KPU Papua. (KabarPapua.co/Imelda)

Ramses juga meminta KPU dan Bawaslu untuk lebih efisien dalam penggunaan anggaran. “Agar perjalanan dinas diminimalkan dan rapat-rapat dilakukan di kantor masing-masing. Meski saat ini ada kendala anggaran, karena ini adalah amanat undang-undang, maka kami akan cari solusi agar pilkada sukses,” katanya.

Selain itu, Ramses mengungkapkan bahwa KPU berencana memperpendek masa kerja badan Ad Hoc, yang sebelumnya enam bulan kini menjadi tiga bulan. “PSU sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2025 mendatang,” tambahnya.

Anggota KPU RI, Idham Holik menyampaikan, pihaknya akan melakukan inventarisasi ulang terhadap properti logistik seperti bilik suara dan kotak suara. “Apakah masih layak atau tidak. Kami tetap menjaga prinsip-prinsip pemungutan suara. Jika masih bagus, maka akan digunakan kembali,” jelasnya.

Idham juga membahas soal anggaran, di mana KPU Papua akan berdiskusi lebih lanjut dalam konteks efisiensi kebutuhan riil untuk PSU. “Kami akan membahas kembali agar anggaran yang tersedia dapat dimaksimalkan sehingga ketersediaannya bisa terpenuhi,” pungkasnya. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Selain Malaria, Inilah 2 Penyakit Menular Tertinggi di Papua

29 April 2026 - 00:45 WIT

Begini Skema Pembayaran TPP ASN Pemprov Papua

28 April 2026 - 14:57 WIT

Gubernur Papua Temui Warga yang Tolak Pengembangan RS Marthen Indey Jayapura

28 April 2026 - 14:31 WIT

Gubernur Fakhiri: Proyek Kereta Api di Papua Bukan Wacana

28 April 2026 - 08:34 WIT

Pola Kerja WFH ASN Pemprov Papua Akan Dievaluasi

23 April 2026 - 12:57 WIT

Bangga Kencana: Generasi Emas 2045 Papua Dimulai dari Keluarga

14 April 2026 - 13:52 WIT

Trending di KABAR PAPUA