Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 6 Aug 2024 20:48 WIT

13 Warga Dievakuasi Pasca Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Mimika


					Aparat gabungan mengevakuasi guru, tenaga kesehatan dan anak-anak pasca pembunuhan pilot di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024. (Polda Papua) Perbesar

Aparat gabungan mengevakuasi guru, tenaga kesehatan dan anak-anak pasca pembunuhan pilot di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Timika – Satgas Ops Damai Cartenz 2024 bersama aparat gabungan TNI-Polri mengevakuasi 13 warga pasca pembunuhan pilot helikopter asal Selandia Baru di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Aparat gabungan juga mengevakuasi jenazah pilot Glen Malcolm Conning dari Distrik Alama menuju Timika menggunakan helikopter jenis Karacal milik Lanud Timika. Proses evakuasi dimulai pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan proses evakuasi menggunakan tiga helikopter Bell pada Selasa 6 Agustus 2024. 13 warga ini terdiri dari guru, tenaga kesehatan dan anak-anak.

Aparat gabungan mengevakuasi guru, tenaga kesehatan dan anak-anak pasca pembunuhan pilot di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024. (Polda Papua)

“Proses evakuasi pasca penyerangan terhadap pilot helikopter. Evakuasi menuju landasan Aero Modeling Lanud Yohanis Kapiyau Mimika pada pukul 15.00 WIT,” terang Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno, menjelaskan bahwa 13 orang yang dievakuasi terdiri dari 8 tenaga kesehatan, 2 guru, dan 3 anak-anak.  Mereka juga akan menjadi saksi atas kekejaman KKB terhadap pembunuhan pilot Glen Malcolm Conning.

“Ke-13 masyarakat yang berhasil dievakuasi dari Distrik Alama ini telah tiba dengan selamat di Mimika. Mereka juga akan membantu penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tragis ini,” ujar Bayu.

Aparat gabungan mengevakuasi jenazah pilot Glen Malcolm Conning korban kekejaman KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa 6 Agustus 2024. (Polda Papua)

 

Satgas Ops Damai Cartenz-2024 bersama TNI-Polri berkomitmen menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman KKB di wilayah Papua Tengah.

Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membunuh seorang pilot helikopter asal Selandia Baru Glen Malcolm Conning (50) di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Senin 5 Agustus 2024.

Selain membunuh pilot, kelompok tersebut juga membakar helikopter jenis IWN MD 500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service.  *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Anak 11 Tahun Hilang Terseret Ombak di Perairan Kekwa Timika

2 April 2025 - 05:51 WIT

Nikson Matuan, Tersangka Penembakan di Yalimo Diserahkan ke Kejari Jayawijaya

26 March 2025 - 17:36 WIT

3 Prajurit TNI Diperiksa Dugaan Jual Beli Senjata dan Amunisi di Papua

26 March 2025 - 13:42 WIT

Polisi Lakukan Evakuasi dan Olah TKP Insiden Kekerasan di Yahukimo

24 March 2025 - 23:47 WIT

Kekerasan KKB kepada Guru dan Nakes, Bupati Yahukimo: Jika Mereka TNI/Polri, Saya Siap Mundur

24 March 2025 - 21:57 WIT

Tinjau Korban Kekerasan KKB di Yahukimo, Pangdam: Kondisinya Sudah Membaik

24 March 2025 - 18:30 WIT

Trending di PERISTIWA