Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 16 Jan 2024 12:45 WIT

11 Bulan Disandera KKB, Pilot Susi Air Masih di Wilayah Nduga


					Foto lawas Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens di tengah kelompok kriminal bersenjata di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (Dok Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom) Perbesar

Foto lawas Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens di tengah kelompok kriminal bersenjata di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (Dok Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom)

KABARPAPUA.CO, Jayapura – Nasib Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang menjadi sandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya masih belum jelas. Penyanderan telah berlangsung selama 11 bulan sejak ditahan KKB pada 7 Februari 22023.

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2024 menyatakan keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens masih di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

“Iya (Pilot masih hidup). Lokasi masih di sekitar Kabupaten Nduga,” kata Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol  Faizal Ramadhani melansir laman resmi Polda Papua, Selasa 16 Januari 2024.

Menurut Faizal, foto yang beredar beberapa waktu belakangan menunjukkan kondisi terbaru pilot berkebangsaan Selandia Baru itu. Dalam foto, pilot terlihat berambut panjang, berbeda dengan saat foto awalnya beredar.

Philip di foto juga terlihat duduk berdua dengan pimpinan KKB Egianus Kogoya sambil mengepalkan tangan.

Sebelumnya, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno mengatakan, fokus operasi tahun 2024 tetap pada penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata dan kelompok kriminal politik.

Dia juga menyebutkan soal tantangan yang masih dihadapi, termasuk penyanderaan Pilot Philip Mark Mehrtens oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya. Ia berharap dapat menyelesaikan permasalahan tersebut pada tahun 2024.

Philip Mark Mehrtens menjadi sandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023. Dia menjadi sandera seusai mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Selain menyandera sang pilot, KKB juga membakar pesawat Susi Air jenis Pilatus. Egianus Kogoya sempat berpose di kokpit dan mendokumentasikannya menggunakan ponsel genggam.

Pada 26 Mei 2023, KKB merilis video yang menunjukkan kondisi sang pilot. Philip menyebut KKB akan menembaknya jika tidak ada negosiasi dalam waktu dua bulan. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 233 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Diduga Korupsi Penyaluran CBP, Kejati Papua Tahan Empat Mantan Pimpinan Perum Bulog

18 June 2026 - 22:45 WIT

Kejar Selama 2 Hari, Polisi Tangkap Pelaku Curas dan Penganiayaan di Keerom 

18 June 2026 - 11:27 WIT

Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Nabire Gelar Beberapa Turnamen

17 June 2026 - 11:10 WIT

Jenazah Pria Ditemukan Warga di Nabire

16 June 2026 - 11:51 WIT

Polresta Jayapura Kota Musnahkan 4,2 Kg Ganja Milik Tersangka WNA Papua Nugini

12 June 2026 - 23:20 WIT

Polres Kepulauan Yapen Siapkan Pengamanan Konvoi Fans Piala Dunia 2026

11 June 2026 - 20:33 WIT

Trending di PERISTIWA