Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 11 May 2024 21:15 WIT

10 Nakes Mimika Ikut Konferensi Internasional di Bali: Bukti Dukungan Freeport untuk Kesehatan


					Tenaga kesehatan asal Mimika berfoto bersama di sela-sela mengikuti Bali International Neurovascular Intervention Conference (BLINC) di Nusa Dua, Bali. (Dok Freeport) Perbesar

Tenaga kesehatan asal Mimika berfoto bersama di sela-sela mengikuti Bali International Neurovascular Intervention Conference (BLINC) di Nusa Dua, Bali. (Dok Freeport)

KABARPAPUA.CO, Mimika –  PT Freeport Indonesia (PTFI) mengirimkan 10 tenaga kesehatan (nakes) untuk mengikuti Konferensi Internasional Neurovaskuler pertama di Indonesia. Konferensi ini digelar di Bali pada 25-27 April 2024.

Langkah Freeport merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Tenaga Kesehatan (nakes) profesional di Kabupaten Mimika untuk memperluas pengetahuan dan teknologi terkini tentang neurovaskular.

“Dukungan ini merupakan bagian dari program investasi sosial PTFI di bidang Kesehatan. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengirimkan 10 nakes mengikuti Bali International Neurovascular Intervention Conference (BLINC) di Bali pada 25—27 April lalu,” kata Manager-Community Health Development PTFI, Daniel Perwira di Mimika, Sabtu.

370 Dokter dan Perawat Berbagi Pengetahuan

Suasana symposium Bali International Neurovascular Intervention Conference (BLINC) di Nusa Dua, Bali, pada 25-27 April 2024. (Dok Freeport)

Konferensi ini merupakan yang pertama kalinya digelar di Indonesia dengan menghadirkan 19 pembicara dari Amerika Serikat, Eropa dan Asia. Sekitar 370 dokter dan perawat dari Indonesia dan mancanegara mengikuti kegiatan dan berbagi informasi serta pengetahuan terkini tentang pengobatan gangguan neurovaskular.

Neurovaskular adalah istilah yang mengacu pada penyakit dan kondisi yang terkait dengan pembuluh darah otak, termasuk stroke. Para nakes yang mengikuti konferensi ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra beserta jajaran, Direktur RSMM dr. Joni Tandisau.

Selain itu  juga turut dihadiri Direktur RS Waa Banti dr. Anita Sanjaya, Dokter spesialis RSUD dr. Shinta Florentia, dr. Ririn Ibrahim dari Puskesmas Timika dan Penanggung jawab PSC 119 dr. Ferdynand.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan dukungan PTFI sangat berarti untuk pengembangan pengetahuan para tenaga kesehatan. Apalagi berdasarkan Survei Kesehatan Masyarakat Mimika 2022 ada peningkatan penyakit tidak menular di masyarakat Mimika.

Bantu Nakes Peroleh Insight Terkini

dr Affan Priyambodo Sp.BS(K) yang juga BLINC Organizing Chair sedang memberikan workshop penggunaan alat trombektomi. (Dok Freeport)

Selain hipertensi, penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan adalah diabetes, dan kolesterol tinggi.  Penyakit-penyakit tersebut sangat berkaitan dengan penyakit neurovaskular dan jantung.

“Dengan mengikuti konferensi ini membantu mereka mendapatkan insight terkini mengenai pengetahuan dan teknologi Neurovaskular serta membangun jejaring dengan pakar-pakar di tingkat nasional dan dunia,” katanya.

Reynold mengatakan para nakes mengikuti berbagai lokakarya dan diskusi panel dengan beragam topik yang penting bagi pengembangan pengetahuan. Selain terapi endovaskular untuk pengobatan stroke, adanya juga soal penggunaan teknologi baru dalam hingga pemantauan intraoperatif.

Chief Medical Officer (CMO) BLINC, dr. Affan Priyambodo, mengatakan stroke merupakan penyebab kecacatan paling banyak di Indonesia dan juga salah satu yang banyak menyebabkan kematian.

Data terkini menunjukkan terdapat hampir dua juta kasus stroke di Indonesia. Namun saat ini baru sekitar 2.500-3.000 kasus yang bisa ditangani dengan tepat.

“Kegiatan BLINC mengundang pembicara-pembicara nasional dan internasional untuk melakukan transfer teknologi serta ilmu. Sehingga dokter dan perawat di Indonesia meningkat kemampuan kompetensi dan kemampuannya,” kata Affan. *** (Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jurus Freeport Indonesia Menjaga Keanekaragaman Hayati di Papua

20 May 2024 - 23:33 WIT

Freeport Hijaukan Lahan Eks Tambang Grasberg Jelang Hari Lingkungan Hidup 2024

17 May 2024 - 16:26 WIT

Siswa PFA Binaan Freeport Perkuat Timnas U-16, Tanda Kebangkitan Sepak Bola Papua

11 May 2024 - 15:35 WIT

127 Peserta Ikuti Program Pelatihan di Institut Pertambangan Nemangkawi

5 May 2024 - 21:52 WIT

Karyawan Muda Freeport Edukasi Pelajar di Kampung Pesisir Mimika Soal Kesehatan

1 May 2024 - 17:49 WIT

Freeport dan Serikat Pekerja Teken PKB, Menaker: Contoh Baik bagi Perusahaan Lain

29 April 2024 - 16:11 WIT

Trending di KABAR FREEPORT