Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 11 Nov 2025 12:21 WIT

Yayasan Titian Mas Yapen Perluas Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita


					Yayasan Titian Mas Yapen meluncurkan MBG untuk kelompok B3. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Yayasan Titian Mas Yapen meluncurkan MBG untuk kelompok B3. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui–  Yayasan Titian Mas Yapen kembali meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pada, Senin 10 November 2025.

Kegiatan berlangsung di Posyandu Cenderawasih yang merupakan upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kepulauan Yapen. 

Kepala Yayasan Titian Mas Yapen, Rama Baskara Putra Erari menjelaskan perluasan program MBG dilakukan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak sekolah, tetapi juga oleh kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. 

Menurutnya, pemberian MBG kepada B3 menjadi  langkah strategis untuk mempercepat pencegahan stunting di Yapen. “Tidak hanya anak sekolah yang mendapatkan MBG, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar asupan gizi mereka tercukupi,” tambahnya.

Saat ini, Dapur Yayasan Titian Mas Yapen telah melayani dua posyandu dengan total 125 penerima manfaat, yang tersebar di Posyandu Cenderawasih dan Posyandu Kasuari.

Rama juga mengimbau kepada para kader posyandu yang belum mendapatkan program MBG agar segera melakukan pendataan untuk memastikan jumlah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menjadi sasaran program.

“Kami berharap kehadiran Dapur Yayasan Titian Mas di posyandu dapat membantu mengatasi masalah stunting sejak dini. Dengan gizi yang cukup, diharapkan kelompok B3 dapat terhindar dari risiko stunting,” tutup Rama. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Soroti Renovasi Sekolah yang Belum Rampung

23 January 2026 - 23:21 WIT

Pesan Penting Wabup Yapen saat Penyerahan DPA hingga SK Plt OPD

23 January 2026 - 15:55 WIT

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Kandowarira

22 January 2026 - 22:01 WIT

Pengembangan Kakao, Petani Apresiasi Langkah Pemkab Kepulauan Yapen 

21 January 2026 - 22:13 WIT

TKG Belum Terbayarkan, Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Gelar RDP 

21 January 2026 - 21:51 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

Trending di BISNIS