Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 6 Dec 2024 10:08 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Kawal Penerbangan Perdana Sriwijaya Ảir ke Nabire


					Wamendagri Ribka Haluk kawal openerbangan perdana Sriwijaya Ải ke Nabire. Foto: Pemprov Papua Tengah Perbesar

Wamendagri Ribka Haluk kawal openerbangan perdana Sriwijaya Ải ke Nabire. Foto: Pemprov Papua Tengah

KABARPAPUA.CO, Nabire– Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Dr. Ribka Haluk S.Sos.,M.M mengawal penerbangan perdana maskapai Sriwijaya Air menuju Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah. Dalam penerbangan ini, Wamendagri Ribka Haluk didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah Washington Lumban Gaol, Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena, dan sejumlah pejabat terkait. Pesawat tersebut berhasil mendarat di Bandara Douw Aturure Nabire pada, Jumat 6 Desember 2024.

Wamendagri Ribka Haluk diketahui menumpangi pesawat Boeing 737-500 dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sebelum tiba di Nabire, pesawat ini lebih dulu transit di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat Daya untuk mengangkut penumpang lainnya yang hendak menuju Bandara Douw Aturure Nabire.

Wamendagri Ribka Haluk kawal openerbangan perdana Sriwijaya Ải ke Nabire. Foto: Pemprov Papua Tengah

Wamendagri Ribka Haluk mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan maskapai Sriwijaya Air di Jakarta pada Selasa 3 Desember 2024 . Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas akses transportasi udara di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.

“Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, Sriwijaya Air akan mulai melayani penerbangan reguler di Bandara Nabire, meskipun kondisi landasan pacu masih dalam proses perpanjangan yang direncanakan selesai pada akhir tahun 2024,” jelasnya di ruang VIP Bandara Douw Aturure Nabire.

Dengan kondisi runway yang terbatas, operasional Sriwijaya Air akan disesuaikan, termasuk membatasi jumlah penumpang dan barang untuk memastikan keselamatan penerbangan. Maskapai ini direncanakan melayani rute strategis seperti Sorong–Nabire, Nabire–Jayapura, serta Nabire–Jakarta melalui Makassar.  *** (Rilis Pemprov Papua Tengah)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Resmi Buka Rakorwasda 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran

27 October 2026 - 14:24 WIT

DPRP Papua Tengah Berkomitmen Dorong Kamandirian Ekonomi bagi OAP

15 October 2026 - 17:58 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Pendidikan Vokasi, Siapkan SDM OAP yang Kompeten dan Mandiri

15 October 2026 - 07:28 WIT

Buka Konferensi GKII Wilayah II Papua Tengah, Wagub Deinas Geley: Jaga Persatuan Umat

13 October 2026 - 22:05 WIT

TPP Bangkit Papua Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Bank Papua

10 October 2026 - 14:35 WIT

Edukasi Pelajar, IMI Nabire Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Berkendara ke Sekolah

10 October 2026 - 14:10 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH