KABARPAPUA.CO, Nabire – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa secara simbolis menyerahkan bantuan Program BANGKIT Papua Tengah untuk meningkatkan kualitas hidup dan gizi orang asli Papua (OAP).
Penyerahan bantuan ini menandai komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan sejahtera mulai dari lingkup keluarga. Fokus utamanya adalah mencetak generasi yang tangguh dan memperkuat ketahanan keluarga.
Dengan mengangkat tema “Bangkit Bersama Mewujudkan Papua Tengah yang Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera”, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, namun program yang mengedepankan kemajuan SDM lebih khususnya OAP.
Dalam penjelasannya Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengatakan, Papua Tengah menghadapi tantangan berat yakni angka stunting mencapai 32,5 persen, sementara angka kemiskinan berada di kisaran 28,9.
“Hal itu yang melahirkan adanya program Bangkit Papua Tengah. Program ini di Papua Tengah sudah masuk dalam RJPMD. Kami upayakan terus berkelanjutan, ini adalah program prioritas dan strategis gubernur dan wakil gubernur selama kami menjabat,” terangnya.
Meki menjelaskan, Bangkit Papua Tengah akan diterapkan di 8 kabupaten dan akan dilaksanakan di 4 kabupaten terlebih dulu, yakni Paniai, Dogiai, Intan Jaya, dan Puncak Jaya dengan kuota masing-masing kabupaten 1000 penerima manfaat.
“Tahun depan kami akan meng-cover 4 kabupaten lagi. Penerima manfaat yaitu, bayi usia 0-4 tahun, yang dibiayaiPemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah. Penerima manfaat akan menerima bantuan tunai Rp350 ribu per bulan yang bersumber dari dana otonomi khusus,” paparnya. ***(Agies Pranoto)


















