Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 23 Dec 2024 23:50 WIT

Urai Antrean, Pemkab Yapen Minta Pertamina Tambah Kuota BBM untuk Pertashop


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat mengunjungi Terminal Pertamina Serui untuk mengecek stok BBM hadapi Nataru. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat mengunjungi Terminal Pertamina Serui untuk mengecek stok BBM hadapi Nataru. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen meminta Pertamina menambahkan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Pertashop selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Permintaan ini disampaikan Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat mengunjungi Terminal Pertamina Serui, Senin 23 Desember 2024. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian dapat memastikan stok BBM aman selama Nataru.

“Kami ingin memastikan secara langsung kebutuhan BBM masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru aman. Sekaligus dalam rangka mencari solusi antrean panjang yang terjadi di SPBU Regular Serui,” katanya.

Menurut Suzana, kurangnya SPBU Reguler di Kepulauan Yapen membuat antrean pengisian BBM selama Nataru. Ia meyakini penambahan kuota BBM di Pertashop dapat mengurangi antrean panjang di SPBU Reguler.

Suzana berapa kebutuhan BBM masyarakat Yapen dapat terpenuhi dengan baik dan tidak terdapat pemandangan antrean panjang lagi kedepanya.

Fuel Terminal Manajer Pertamina Serui, Yunus Menanti,  mengatakan permintaan pemerintah daerah akan segera dikoordinasikan. Pihaknya pun setuju dengan saran penambahan kuota di Pertashop agar tidak terjadi penumpukan di SPBU Reguler.

Pertamina juga akan melakukan pengawasan serta koordinasi dengan sepeda motor dan pemilik SPBU untuk tidak melayani pembelian BBM tanpa barcode.

“Kondisi stok BBM di Kepulauan Yapen telah aman. Untuk produk BBM subsidi Pertalite sebanyak 15 KL per hari, sedangkan Bio Solar 5-10 KL per hari dan layanan Pertashop yakni 2-3 KL per hari,” bebernya. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 156 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Soroti Renovasi Sekolah yang Belum Rampung

23 January 2026 - 23:21 WIT

Pesan Penting Wabup Yapen saat Penyerahan DPA hingga SK Plt OPD

23 January 2026 - 15:55 WIT

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Kandowarira

22 January 2026 - 22:01 WIT

Pengembangan Kakao, Petani Apresiasi Langkah Pemkab Kepulauan Yapen 

21 January 2026 - 22:13 WIT

TKG Belum Terbayarkan, Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Gelar RDP 

21 January 2026 - 21:51 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

Trending di BISNIS