Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 22 Feb 2024 15:54 WIT

Terangi Desa Patimburak, PLN Sukses Listriki Masjid Tertua di Tanah Papua


					Penyalaan Listrik Desa Pattimburak, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Dok PLN) Perbesar

Penyalaan Listrik Desa Pattimburak, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Dok PLN)

KABARPAPUA.CO, Fakfak – PT PLN (Persero) akhirnya menerangi Desa Pattimburak, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dengan menghadirkan listrik 24 jam.

Bahkan desa yang memiliki peninggalan bersejarah berupa masjid tertua di Papua tersebut dapat menikmati fasilitas listrik PLN dengan mudah dan nyaman.

Desa Patimburak memiliki akses yang cukup menantang dengan jarak tempuh kurang lebih 2,5 jam menggunakan transportasi darat dan laut dari Kabupaten Fakfak. Hadirnya PLN tentu memberikan angin segar untuk seluruh masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Imam Masjid Tua Wertuar Patimburak, Arsyad Heremba mengungkapkan rasa syukurnya atas hadirnya layanan listrik di tengah-tengah masyarakat desa. Menurutnya, kebutuhan listrik yang tercukupi akan mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pelita dan Genset Jadi Andalan Penerangan Desa 

Masjid Tua Wertuar Patimburak yang terletak di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Dok PLN)

Arsyad bercerita bahwa sebelum adanya listrik PLN, Masjid Tua Wertuar menggunakan pelita sebagai penerangan. Adapun sebagian masyarakat juga ada yang menggunakan genset.

Untuk kebutuhan memasak dan menghidupkan pelita selama satu minggu, biasanya kami membeli minyak tanah sekitar Rp50 ribu untuk 1 jeriken atau sekitar 5 liter. Sementara kebutuhan BBM dalam penggunaan genset di masjid, harus mengeluarkan biaya sekitar Rp100 ribu untuk 3 hari pemakaian.

“Terima kasih karena PLN telah mewujudkan harapan kami untuk merasakan terang,” ungkapnya.

Senada dengan Arsyad, Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere mengapresiasi komitmen PLN dalam mewujudkan listrik berkeadilan untuk seluruh masyarakat.

Dia berharap, listrik yang telah menyala di Patimburak akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya meningkatkan perekonomian masyarakat Kokas.

“Semoga dengan penyalaan listrik ini dapat bermanfaat buat masyarakat, untuk bisa mengembangkan minat baca dan juga pendidikan secara menyeluruh, serta seluruh aktivitas ekonomi sehingga masyarakat Kokas khususnya dan masyarakat Fakfak secara umum bisa hidup yang lebih baik dari hari ini,” ucap Ali.

Dalam proses penyaluran listrik kepada 45 pelanggan yang ada di Desa Patimburak, pasokan listrik masyarakat disuplai melalui skema grid sistem Kelistrikan Fakfak.

PLN membangun Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 4,65 kilometer sirkuit (kms). Lalu, Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 0,72 kms serta membangun sebuah gardu berkapasitas 50 kVA untuk mendistribusikan layanan kelistrikan.

Komitmen PLN Terangi Pulau Terkecil di Tanah Papua

Penampakan Desa Pattimburak, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Dok PLN)

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menjelaskan bahwa PLN akan selalu berupaya maksimal melistriki hingga ke pulau-pulau terkecil di seluruh Tanah Papua.

Dia berharap hadirnya kelistrikan yang layak dapat meningkatkan seluruh aspek kehidupan. “Dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan penerangan menjadi kunci hadirnya listrik disini. Terima kasih banyak,” ucapnya.

Budiono juga meminta masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan jaringan yang telah ada, sehingga suplai listrik terus tersalurkan dengan baik. “Kalau ada pohon-pohon di dekat jaringan, mohon agar segera disampaikan ke petugas kami agar bisa segera dirapihkan sebelum mengganggu penyaluran listrik,” pintanya.

Selain Desa Patimburak, PLN juga meresmikan listrik di dua desa lain di Kabupaten Fakfak. Kedua desa ini  yaitu Desa Goras Distrik Mbahamdandara dan Desa Malakuli di Distrik Karas.

Adapun total 71 pelanggan di Goras dan 148 pelanggan di Malakuli yang kini turut menikmati listrik PLN selama 24 jam. Hingga kini PLN terus berupaya agar masyarakat di daerah lain yang belum menikmati listrik.*** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kredit BRIguna Bikin Liburan Keluargamu Makin Berkesan

16 July 2024 - 14:07 WIT

Sinergi BI-Pemprov Papua Tengah Tekan Inflasi

15 July 2024 - 22:27 WIT

Lima Rekomendasi Usaha Franchise dengan Dukungan Kredit BRIguna

15 July 2024 - 17:07 WIT

13 Ribu Ton FABA dari PLTU Holtekamp Bantu Infrastuktur di Jayapura

15 July 2024 - 14:16 WIT

Terkait Rekening Pasif, Ini Kebijakan Baru BRI

13 July 2024 - 13:08 WIT

Lima Inspirasi Desain Rumah Buat Anak Muda, Wujudkan dengan KPR BRI

12 July 2024 - 23:46 WIT

Trending di BISNIS