Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KOTA JAYAPURA · 30 Jul 2025 21:21 WIT

Takut Tsunami, Warga Mengungsi ke Kantor Wali Kota Jayapura


					Isu tsunami, warga Hamadi mengungsi ke main hall Kantor Wali Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/KabarPapua.co Perbesar

Isu tsunami, warga Hamadi mengungsi ke main hall Kantor Wali Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Puluhan warga Hamadi, Distrik Jayapura Selatan mengungsi ke main hall Kantor Wali Kota Jayapura, imbas isu tsunami akibat gempa bumi Rusia.

Warga mulai berdatangan sekitar pukul 18.00 WIT. Kebanyakan warga yang mengungsi adalah anak-anak dan kaum perempuan.

Warga memilih menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih aman, setelah adanya isu tsunami pasca gempa bumi di Rusia.

Rahmat, seorang warga Hamadi menjelaskan dia dan keluarganya sudah berada di kantor walikota pukul 18.00 WIT.

Dia mengaku sempat was-was, setelah air laut sempat pasang surut dalam jangka waktu berdekatan sebanyak 4 kali.

Isu tsunami, warga Hamadi mengungsi ke main hall Kantor Wali Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/KabarPapua.co

“Saat pulang kerja, saya lihat air pasang dan surut sebanyak empat kali, tidak seperti biasanya. Kami takut tsunami menerjang, maka sekitar pukul 17.30 WIT, kami memutuskan untuk menghindari pesisir pantai dan mengungsi ke kantor ini,” katanya, Rabu malam 30 Juli 2025.

Rahmat bilang, jika esok pagi, situasi kembali normal, maka ia dan keluarganya akan kembali pulang. “Jadi, tergantung keadaan esok hari. Sementara malam ini di sini dengan membawa pakaian seperlunya dan sejumlah barang berharga lainnya,” ujarnya.

Isu tsunami, warga Hamadi mengungsi ke main hall Kantor Wali Kota Jayapura. Foto: Natalya Yoku/KabarPapua.co

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo merespon cepat keberadaan pengungsi di kantor walikota.

“Saya harapkan warga tetap waspada. Status Jayapura masih siaga. Menurut BMKG, kita bersiaga hingga pukul 22.00 WIT, kalau perlu tetap waspada sampai pagi, karena bencana tak tahu kapan datangnya. Kami meminta warga yang berada di pinggiran pantai untuk tetap waspada,” katanya.

Dia juga meminta OPD terkait juga bersiaga dengan adanya imbauan BMKG, termasuk dengan adanya pengungsi di kantor walikota.

“Sampai saat ini masih hujan, tadi ada pengungsi yang sedang sakit, sehingga Dinas Kesehatan wajib standby, memantau warga yang sedang sakit dan mengungsi. Termasuk juga kepada OPD lainnya,” kata Rollo. *** (Natalya Yoku) 

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA