KABARPAPUA.CO, Jakarta– Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang digelar oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, Rabu 25 Februari 2026.
Pertemuan tingkat nasional ini menjadi wadah krusial bagi sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Sektor Dasar dan Ekonomi
Dalam diskusi strategis tersebut, Bupati Atenius Murip menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk menyukseskan setiap program intervensi yang direncanakan oleh Pemerintah Pusat.
“Pertemuan ini sangat penting untuk menyelaraskan kebijakan. Kami di Jayawijaya berkomitmen mendukung penuh percepatan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Atenius.

Beliau menambahkan bahwa Jayawijaya memiliki potensi besar yang siap “meledak” jika didukung oleh kebijakan yang terintegrasi dan tepat sasaran.
Bupati juga menekankan kunci utama dalam menghapus kesenjangan antarwilayah adalah kolaborasi yang kuat. Ia berharap kebutuhan riil masyarakat di pegunungan Papua dapat terakomodasi dalam perencanaan anggaran nasional.
“Kami berharap melalui forum ini, berbagai kebutuhan nyata di daerah dapat terakomodir. Dengan begitu, manfaat percepatan pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di Jayawijaya,” tambahnya optimis. *** (Agris Wistrijaya)


















