Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 16 Feb 2025 13:47 WIT

Seni Membatik, Ajarkan Siswa SMA Yapis Serui Lebih Mencintai Tanah Air


					Siswa SMA Yapis Serui diajarkan membatik dengan motif khas Papua.  Foto: Ainun Faathirjal)/KabarPapua.co Perbesar

Siswa SMA Yapis Serui diajarkan membatik dengan motif khas Papua. Foto: Ainun Faathirjal)/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Siswa SMA Yapis Serui diajarkan membatik dengan motif khas Papua. Seni membatik diajarkan dalam rangka pengembangan keterampilan, sekaligus mengenalkan motif batik Papua bagi generasi penerus bangsa.

Pelatihan membatik diikuti 80 Siswa dari Kelas 10 hingga kelas 12 dan langsung didampingi Saniya Kamila selaku Guru Seni Budaya SMA Yapis Serui. Dalam kegiatan ini, para siswa diajarkan membuat motif sederhana dengan gambar musik tradisional Papua yaitu Tifa.

“Kegiatan membatik adalah implementasi dari mata pelajaran seni budaya khususnya seni rupa,” kata Saniya dihubungi kabarpapua melalui aplikasi whatsapp, Sabtu 15 Februari 2025.

Siswa SMA Yapis Serui diajarkan membatik dengan motif khas Papua. Foto: Ainun Faathirjal)/KabarPapua.co

Saniya menjelaskan jenis teknik dipilih dalam membatik adalah teknik batik tulis dengan motif tifa, honai, serta motif pola dasar yang bebas dipilih siswa. 

“Alasan memilih teknik batik tulis agar siswa dapat membuat batik dengan cara sederhana dan teliti,” ujarnya.

Siswa SMA Yapis Serui diajarkan membatik dengan motif khas Papua. Foto: Ainun Faathirjal)/KabarPapua.co

Saniya yakin dengan diperkenalkan seni batik di kalangan pelajar dapat menanamkan rasa cinta tanah air lewat karya membatik kepada siswa, mulai dari membuat pola, mencanting, mewarnai hingga finishing.

” Pelatihan ini masih sementara berlangsung dan dilakukan satu kali dalam seminggu saat pelajaran seni budaya sesuai jadwal pelajaran kelas masing – masing, dengan total 5 kali pertemuan,” ujarnya.

Dia berharap seluruh siswa dapat mengembangkan ilmu tentang karya membatik, agar setelah lulus dari SMA Yapis Serui dapat memiliki keahlian tambahan dengan membuat karya batik tulis.  *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 181 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Soroti Renovasi Sekolah yang Belum Rampung

23 January 2026 - 23:21 WIT

Pesan Penting Wabup Yapen saat Penyerahan DPA hingga SK Plt OPD

23 January 2026 - 15:55 WIT

Waket II DPRK Kepulauan Yapen Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Kandowarira

22 January 2026 - 22:01 WIT

Pengembangan Kakao, Petani Apresiasi Langkah Pemkab Kepulauan Yapen 

21 January 2026 - 22:13 WIT

TKG Belum Terbayarkan, Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Gelar RDP 

21 January 2026 - 21:51 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

Trending di BISNIS