KABARPAPUA.CO, Wamena – Ribuan umat dari 17 denominasi gereja di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan hadiri ibadah syukur perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Pekabaran Injil di Lembah Baliem, yang dilaksanakan di Stadion Pendidikan Itlay Ikinia, Wamena, Senin, 20 April 2026.
Dari 17 denominasi gereja yang hadir, turut mengisi puji-pujian masing-masing. Pengkhotbah dalam ibadah syukur HUT Pekabaran Injil ini oleh Pendeta Elisabeth Philip. Juga turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Asisten I Sekda Provinsi Papua Yohanes Walilo, pejabat pemerintah lainnya, dan para hamba Tuhan.
Dalam sambutannya, Bupati Jayawijaya Atenius Murip menyampaikan 3 pesan penting yang mendalam kepada seluruh umat yang harus dilakukan, yakni refleksi, inteopeksi diri, dan komitemen hidup baru.
“Kami patut merefleksikan diri untuk mengenang kembali perjuangan berat para misionaris dan orang tua terdahulu. Mereka yang membawa Injil ke tanah Papua di tengah tantangan geografis yang sulit dan konflik antarsuku,” jelas Atenius.
Sedangkan introspeksi diri, kata Atenius, pihaknya mengajak setiap orang, mulai dari pejabat pemerintah hingga ibu rumah tangga dan mahasiswa, untuk mengevaluasi apakah hidup mereka sudah sesuai dengan ajaran Kristus.
“Ketiga, komitmen hidup baru, saya mengajak masyarakat untuk bangkit dan saling membantu setelah 72 tahun Injil hadir di tanah ini, sesuai dengan tema dari Efesus 2:13 dan 17 tentang keselamatan yang mempersatukan,” jelas Atenius.

(KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)
Di akhir sambutannya, Atenius meminta kepada oknum-oknum warga yang masih bergelut dalam dunia kejahatan seperti narkoba, miras, perjudian, prostitusi, dan lain sebagainya untuk sadar dan bertobat.
Sebab kata Atenius, generasi Papua saat ini mulai berkurang, sehingga dia mengajak seluruh umat Kristen di Jayawijaya untuk bersama-sama memelihara umat dan alam, hingga Tuhan berkenan. “Tuhan telah menuntun kita hingga 72 tahun ini. Tuhan juga akan terus menuntun kita ke depannya,” katanya.
“Saya dan pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya mengucapkan selamat hari raya Pekabaran Injil ke-72 di Lembah Baliem, Jayawijaya, Papua Pegunungan. Yogotak Hano, Hubuluk Motok Hanorogo atau hari esok harus lebih baik daripada hari ini,” katanya menambahkan.
Dari data yang didapat, Injil masuk ke Lembah Baliem pertama kali dibawa Misionaris Dr Miron Bromley dan tim pada 20 April 1954, tepatnya di Kampung Minimo. Ini tonggak perubahan peradaban di Papua Pegunungan.
Pada 20 April telah resmi ditetapkan sebagai hari libur fakutlatif di Provinsi Papua Pegunungan sebagai Hari Pekabaran Injil di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya. ***(Agris Wistrijaya)


















