Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 13 Apr 2026 20:23 WIT

Puluhan Anak Muda Papua di Nabire Ikuti Pelatihan Public Speaking 


					Tingkatkan kepercayaan diri, puluhan anak muda Papua di Nabire ikuti pelatihan Public Speaking. (Foto IST)
Perbesar

Tingkatkan kepercayaan diri, puluhan anak muda Papua di Nabire ikuti pelatihan Public Speaking. (Foto IST)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Dalam upaya mencetak generasi muda yang kritis dan mampu berkomunikasi dengan efektif, puluhan anak muda Papua di Nabire mengikuti pelatihan public speaking atau keterampilan berbicara di depan umum secara terstruktur untuk menyampaikan pesan, informasi, atau ide kepada audiens. 

Penggagas Pelatihan Public Speking yang juga Master of Ceremony (MC) Profesional di Papua Tengah, Martince Marllies Wakum menjelaskan, pelatihan ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi anak muda Papua yang seringkali terhambat oleh kurangnya rasa percaya diri saat harus tampil di ruang publik.

Menurut Martince, melihat anak-anak muda Papua Tengah, jelas mereka punya potensi. Mereka hanya perlu diarahkan dan diberikan ruang serta kesempatan belajar tentang Public Speaking dan MC, sebab dua ilmu tersebut merupakan kebutuhan universal.

“Sehingga kami perlu membagi apa yang kami punya untuk sesama anak Papua, agar dapat maju bersama. Tidak ada yang di belakang, tapi berdiri setara untuk Papua Tengah,” jelas Mais, begitu Martince biasa disapa lewat telepon selulernya, Senin, 13 April 2026. 

Penggagas Pelatihan Public Speking yang juga MC Profesional di Papua Tengah, Martince Marllies Wakum. (Foto IST)

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 peserta, yang dilaksanakan secara bertahap, yakni pada tanggal 19, 20, dan 23 Maret 2026. Selain melibatkan para pemuda, kegiatan ini juga diikuti persekutuan wanita gereja. Tak hanya materi teori, peserta juga langsung mempraktikkan kemampuan mereka. 

Menurut Mais, pihaknya optimis dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Sebab dapat membuka peluang karir sebagai MC profesional, khususnya di wilayah Papua Tengah, baik di bidang event pemerintahan, pendidikan,maupun di media yang profesional.

“Dari potensi yang sudah kami bekali selama ini, kami juga libatkan dalam kegiatan seperti  di event Car Free Day (CFD) yang dilaksanakan pemerintah Provinsi Papua Tengah, ulang tahun anak, acara wedding dan lain sebagainya,” terangnya. 

“Kami juga sampaikan terima kasih kepada Ibu Vivian Gobay yang telah memberikan dukungan kepada kami. Kedepannya, program serupa akan terus digalakkan dengan cakupan peserta yang lebih luas ke berbagai pelosok,” jelas Mais menambahkan. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Markus Marjunata Bantu Dana Perpisahan dan Penamatan TK Filadelfia Serui

30 May 2026 - 22:19 WIT

Kisah Sapi Roby dan Wujud Toleransi Beragama di Pemukiman Abepantai Kota Jayapura

26 May 2026 - 16:10 WIT

Perayaan HUT ke-41 GPI Papua: Gereja Teguh, Umat Tangguh

25 May 2026 - 23:43 WIT

Dihadiri Uskup Jayapura, Umat Jawa Katolik Rayakan Pentakosta: Merantau Tanpa Kehilangan Jati Diri

25 May 2026 - 22:14 WIT

Ribuan Jemaat GKI Klasis Port Numbay Rayakan Ibadah Pentakosta

25 May 2026 - 17:41 WIT

Situmpul, Sapi Limousin Cross Pilihan Presiden Prabowo untuk Kurban di Biak Numfor Papua

20 May 2026 - 09:36 WIT

Trending di RAGAM