Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 27 Jan 2025 16:16 WIT

Polri Bongkar Strategi Murahan KKB Papua Sebar Hoaks dan Fitnah


					Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani. (Polda Papua) Perbesar

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO,Kota Jayapura -Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan Kriminal Bersenjata (KKB) terus menyebarkan informasi palsu atau hoaks demi menarik perhatian publik.

Salah satu bentuk propaganda yang dilakukan adalah membawa warga negara asing (WNA) untuk membuat video dokumenter palsu yang kemudian disebarkan melalui media sosial.

Hal ini disampaikan Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani. Pernyataan ini sebagai tanggapan atas beredarnya video hoaks yang menuduh TNI-Polri melakukan pengeboman hingga menyebabkan kebakaran sejumlah bangunan.

“Video yang beredar tersebut sebenarnya adalah dokumentasi kebakaran Puskesmas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada tahun 2021. Kebakaran itu dilakukan oleh KKB, tetapi videonya telah diedit dan dinarasikan seolah-olah akibat bom yang dijatuhkan oleh TNI-Polri,” ujar Faizal.

KKB juga mencoba membangun narasi bahwa mereka melawan pemerintah menggunakan alat perang tradisional. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya.

KKB justru menggunakan senjata api untuk melakukan penembakan terhadap aparat keamanan dan masyarakat sipil. Selain itu, mereka juga terlibat dalam tindakan kriminal lain, seperti pemerkosaan, pembakaran fasilitas publik, dan aksi kekerasan lainnya.

Menurut Faizal, tindakan kriminal KKB tidak hanya terbatas pada aksi kekerasan. Pada tahun 2021, KKB juga dilaporkan melakukan pemerkosaan terhadap tenaga kesehatan (nakes). Tindakan ini dinilai sebagai kejahatan tidak berperikemanusiaan yang melanggar hak asasi manusia (HAM).

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah percaya pada informasi hoaks yang disebarkan oleh KKB maupun Kelompok Kriminal Politik (KKP).

“Propaganda ini bertujuan untuk memecah belah dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyaring informasi yang diterima,” ujar Yusuf.

Polri dan TNI terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Papua. Polri juga mengupayakan langkah-langkah tegas untuk mengatasi aksi-aksi provokasi yang dilakukan oleh KKB. *** (Adv/Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pelaksanaan Salat Idulfitri di Distrik Sinak Berjalan Aman

21 March 2026 - 19:18 WIT

1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

20 March 2026 - 01:20 WIT

Pemancing yang Jatuh di Pelabuhan Poumako Timika Ditemukan Tak Bernyawa

16 March 2026 - 22:10 WIT

Ramadan Penuh Berkat, Kapolres Nabire Berbagi Kebahagiaan untuk Anak Yatim hingga Ojek

16 March 2026 - 21:58 WIT

Mudik Lebaran, Penumpang di Pelabuhan Jayapura Diprediksi Naik 5 Persen

16 March 2026 - 20:28 WIT

Narkoba Sabu Senilai Rp180 Juta Dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Papua Tengah

16 March 2026 - 19:11 WIT

Trending di PERISTIWA