Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 3 May 2024 15:35 WIT

Polda Papua Kirim Pasukan ke Intan Jaya Tangani Aksi Teror KKB


					Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO,  Kota Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengirim pasukan untuk menangani aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Pengiriman 20 personel ini buntut penyerangan Mapolsek Homeyo dan pembakaran gedung  SD Inpres Pogapa, Distrik Homeyo pada Rabu lalu. Aksi KKB menelan satu korban warga sipil bernama Alexander Parapak (20).

“Baru tadi pagi, memang masih ada gangguan tembakan. Kami berharap hari ini bisa lebih tenang. Saya juga berupaya hari ini bisa selesai,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri di Jayapura, Jumat 3, Mei 2024.

Fakhiri menjelaskan pergeseran 20 personel pasukan dari Polri untuk perkuatan di Kabupaten Intan Jaya. Mereka akan melakukan penindakan hukum terhadap KKB di wilayah tersebut.

“Perbantuan itu sudah kami kirimkan, semoga bisa landing selamat. Kemarin (pasukan) belum bisa masuk, namun kita upayakan bisa masuk menambah perkuatan, ” ujarnya.

Menurut dia, perkuatan penegakan hukum dari Satgas Damai Cartens dilakukan kemudian akan menyusun serta mengambil langkah-langkah taktis dan teknis dalam penanganan menyeluruh di Kota Sugapa.

“Saya harap tidak ada lagi gangguan. Memang terkendala karEna penerbangan, karena heli kita ada dalam masa perawatan. TNI juga, karena ada kegiatan di Boven Digoel, kalau sudah sampai, kita akan laporkan besok,” ucapnya.

Fakhiri menyebut, aktivitas pemerintahan di Intan Jaya tidak berjalan normal pasca aksi teror KKB. Meski demikian, aparat TNI/Polri akan terus memberikan perlindungan di wilayah tersebut.

“Kalau pemerintahan pasti terganggu dari waktu ke waktu sampai dengan pasca pemilu ini ada berjalan dan ada juga terhenti. Jika ada gangguan pasti aktivitas terhenti,”  ujarnya.*** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BMKG: Kebakaran Hutan di Mappi Butuh Perhatian Khusus

22 October 2026 - 09:50 WIT

Kasus PHK Alfamidi Sentani Berakhir Damai, Pekerja Terima Rp8,8 Juta

21 October 2026 - 10:19 WIT

Damianus Samin: Rasa Aman adalah Kunci Masa Depan Papua

18 October 2026 - 21:21 WIT

Satgas Damai Cartenz Bongkar Transaksi Gelap Amunisi KKB Intan Jaya

18 October 2026 - 21:08 WIT

Kapolda Papua Tengah: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Menjadi Polresta

15 October 2026 - 17:14 WIT

Inilah Bentuk Kepedulian Kapolsek Makimi untuk Generasi Muda

15 October 2026 - 07:51 WIT

Trending di PERISTIWA