Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 14 Jul 2025 22:14 WIT

PLN ULP Serui Jelaskan Penyebab Pemadaman Listrik


					Manager PT PLN ULP Serui, Andi Zulkifli saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Manager PT PLN ULP Serui, Andi Zulkifli saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen mengeluhkan pemadaman listrik total (Black Out) pada Senin 14 Juli 2025 yang mengakibatkan aktivitas warga terganggu.

Ditemui KabarPapua.co di ruang kerjanya, Manager PT PLN ULP Serui, Andi Zulkifli menyampaikan pemadaman total terjadi dari sistem dan telah berlangsung selama 3 hari.

“Pemadaman terjadi akibat sejumlah kendala seperti, pohon tumbang, kerusakan trafo dan kesalahan teknis di PLTD dan  langsung dilakukan proses pemeliharaan dan penormalan sistem,” katanya.

Pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan warga setempat.  “Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kepulauan Yapen. Untuk jadwal pemadaman, tetap mengikuti dengan kondisi di lapangan, seperti pohon tumbang atau proses pemeliharaan yang tidak dapat kami prediksi.”

Zulkifli mengakui beberaapa kejadian yang tidak dapat diprediksi menjadikan perbaikan dilakukan secara bertahap, hingga benar-benar normal 100 persen.

Lalu, terdapat 2 jenis padam yaitu padam terencana dan tidak terencana. Dimana terencana yakni waktu pemeliharaan atau peningkatan jaringan. Sementara padam tidak terencana, tidak ada yang bisa mempredisksi dan bisa terjadi kapan saja, misalnya akibat cuaca buruk, gangguan teknis dan keadaan darurat lainnya.

Pihaknya berharap  masyarakat dapat memahami dan mendukung proses pemeliharaan secara berkala demi memastikan pendistribusian setiap wilayah dapat berjalan aman dan lancar.

“Kebetulan hari ini terjadi blackout lagi dan telah dikonfirmasi PLTD, ternyata gangguan terjadi di sisi pembangkit dan mesin. Jadi jika frekuensinya rendah, menyebabkan semua sistem jatuh. Kami akan evaluasi untuk mencari penyebabnya,” katanya.

Zulkifli menjelaskan, saat ini daya mampu PLN di Serui masih cukup tinggi mencapai 7,6 MW dengan kebutuhan listrik masih sekitar 5,5- 6 MW. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tumbuh Positif, Konsumsi Listrik di Tanah Papua Naik 5,06 Persen

15 June 2026 - 15:02 WIT

Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina dan Satgas Lintas Sektoral Lakukan Sidak

15 June 2026 - 05:49 WIT

Sinergi PLN dan Polda Papua Barat, Siap Sukseskan Pesparawi XIV di Manokwari

13 June 2026 - 20:20 WIT

CIMB Niaga Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026 Lewat Program Tour de Bank

13 June 2026 - 17:16 WIT

Pertamina Patra Niaga dan PMI Jayapura Kerja Sama Aksi Sosial dan Kemanusiaan

12 June 2026 - 23:04 WIT

Fescend ke-3 2026: Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua 

12 June 2026 - 19:37 WIT

Trending di BISNIS