Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 21 Dec 2024 20:10 WIT

PLN Tambah SPKLU di Kota Sorong, Langkah Konkret Transisi Energi Bersih


					Peresmian SPKLU Hangout Avenue, Kota Sorong, Papua Barat Daya. (PLN) Perbesar

Peresmian SPKLU Hangout Avenue, Kota Sorong, Papua Barat Daya. (PLN)

KABARPAPUA.CO, Sorong – PT PLN (Persero) kembali menambah satu unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Provinsi Papua Barat Daya.

SPKLU berada di Kawasan Perbelanjaan bernama Hangout Avenue, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Hal tersebut menjadi salah satu wujud upaya PLN dalam mendukung transformasi energi dan menyediakan layanan yang ramah lingkungan bagi masyarakat.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kota Sorong, Thamrin Tajuddin menyampaikan apresiasi kepada PLN yang terus mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik melalui kehadiran SPKLU.

Ia mengatakan bahwa SPKLU menjadi sebuah langkah konkrit dalam mewujudkan transisi energi bersih, mengurangi emisi karbon, serta mempercepat adopsi kendaraan listrik.

“Kami memberikan apresiasi pada PLN yang telah berupaya menghadirkan SPKLU di Kota Sorong. Kehadiran SPKLU ini tentunya mendorong target penggunaan mobil listrik yang lebih tinggi karena dinilai lebih hemat dan ramah lingkungan,” ungkap Thamrin.

Thamrin menambahkan bahwa kendaraan listrik ini akan menjadi perhatian pemerintah kota untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan konvensional. Ide untuk menggunakan mobil listrik bagi setiap pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sorong perlu dikaji dan dipertimbangkan lebih lanjut.

“SPKLU sebagai infrastruktur pendukung kendaraan listrik dapat menarik investasi di sektor energi terbarukan. Sehingga dapat membuka peluang lapangan pekerjaan baik di bidang konstruksi, operasional, maupun perawatan fasilitas. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat perekonomian hijau,” papar Thamrin.

Tonggak Penting Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik

Peresmian SPKLU Hangout Avenue, Kota Sorong, Papua Barat Daya. (PLN)

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad menjelaskan bahwa peresmian SPKLU ini menjadi tonggak penting. Hal ini sebagai upaya mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya.

Ini juga menjadi komitmen PLN untuk terus mengembangkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.

“Kami berharap keberadaan SPKLU ini semakin mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan. Masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk mencari tempat pengisian baterai mobil atau motor listrik.  Karena ketersediaan SPKLU sudah cukup banyak dan masih sangat memungkinkan untuk melakukan pengisian baterai kendaraan di rumah,” ungkap Rizky.

Saat ini sebanyak 18 SPKLU telah beroperasi dan sebagian besar berada di Kantor PLN yang tersebar di seluruh tanah Papua. Khusus di Kota Sorong, sudah tersedia 4 unit SPKLU yang berlokasi di PLN UP3 Sorong. PLN ULP Sorong Kota dan Hangout Avenue Kota Sorong Km 10. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Siapkan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Prasejahtera di Wayame

29 April 2026 - 13:56 WIT

Cara PLN Percepat Transformasi Layanan di RSUD Raja Ampat

29 April 2026 - 13:28 WIT

Jeritan Pengusaha Plastik di Serui Saat Harga Meroket Dua Kali Lipat

24 April 2026 - 12:37 WIT

BI: Partisipasi Responden Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Papua Selatan

22 April 2026 - 22:31 WIT

Bahan Baku Mahal, Harga Tahu di Serui Naik

22 April 2026 - 20:10 WIT

Pastikan Pasokan Terjaga, Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong

22 April 2026 - 17:29 WIT

Trending di BISNIS