KABARPAPUA.CO, Manokwari– PT PLN (Persero) sukses mengamankan pasokan listrik andal tanpa kedip selama perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Keandalan pasokan energi ini menjadi kunci kelancaran seluruh rangkaian acara, mulai dari masa kompetisi pada 18 Juni 2026, kemegahan upacara pembukaan, hingga malam penutupan pada Minggu 28 Juni 2026.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menjelaskan kelancaran dan kemeriahan perhelatan memiliki arti yang penting bagi bangsa. Dia bilang, Pesparawi bukan sekadar lomba bernyanyi, tetapi juga momen berharga untuk menyatukan masyarakat dan merawat kerukunan.
“Beberapa hari ini, seluruh mata masyarakat Indonesia tertuju pada Papua Barat yang sukses menyatukan berbagai suku, bahasa, dan budaya dalam satu persaudaraan. Lewat lagu-lagu pujian, kita merayakan indahnya hidup rukun di tengah keragaman yang selama ini menjadi kekuatan utama negara kita,” jelas Nasaruddin.
Ketua Panitia Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba menjelaskan stabilitas listrik menjadi kebutuhan utama. Dirinya mengapresiasi kesiagaan petugas PLN yang berhasil memastikan seluruh jadwal kompetisi maupun ibadah bebas dari kendala teknis.

“Kami didukung dengan ketersediaan listrik yang aman serta dilengkapi dengan cadangan daya berupa genset baik saat pembukaan, acara, hingga penutupan. Kami ingin menyampaikan penghargaan atas kolaborasi dan kerja sama dari pihak PLN bersama panitia sehingga acara dapat sukses dan juga berjalan lancar. Terima kasih PLN,” kata Jacob.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur berterima kasih kepada seluruh personel yang bertugas mengawal pasokan listrik. Keberhasilan pengamanan kelistrikan tidak lepas dari kerja keras dan soliditas tim yang memantau kondisi jaringan di lapangan tanpa henti.
“Kami mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil menjadi juara, sekaligus merasa bangga bisa ikut menyukseskan acara ini lewat kesiagaan ratusan personel kami selama 24 jam penuh. Lewat pasokan daya berlapis yang bekerja maksimal, kami memastikan tidak ada gangguan listrik sekecil apa pun yang merusak kemeriahan acara,” ujar Roberth.
Secara keseluruhan, PLN menyuplai total daya gabungan sebesar 850 kilovolt ampere (kVA) untuk memenuhi kebutuhan listrik di lima lokasi perlombaan yang berbeda. Guna menjamin layanan tanpa kedip hingga puncak penutupan di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, PLN mengerahkan sistem cadangan yang meliputi 9 unit genset, 7 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) mobile, serta sejumlah gardu bergerak. *** (adv)


















