Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 1 Jul 2026 12:20 WIT

Inilah Harga BBM Non Subsidi yang Berlaku Sejak 1 Juli 2026 di Tanah Papua


					SPBU di Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Katharina) Perbesar

SPBU di Kota Jayapura. (KabarPapua.co/Katharina)

KABARPAPUA.CO, Papua – Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang berlaku efektif sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, penyesuaian harga BBM non subsidi juga berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku.

Daftar Harga BBM non subsidi per 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB yakni, Pertamax Turbo turun dari Rp21.200 per liter menjadi Rp19.750 per liter. Penurunan sebesar Rp1.450 per liter. 

Lalu Pertamina Dex, turun dari Rp25.350 per liter menjadi Rp21.650 per liter. Penurunan sebesar Rp3.650 per liter. Sedangkan Dexlite, turun dari Rp23.500 per liter menjadi Rp20.150 per liter. Penurunan sebesar Rp3.350 per liter.

“Harga ini berlaku untuk seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7.5 persen,” jelas Ispiani dalam siaran persnya ke media di Papua dan Maluku, Rabu, 1 Juli 2026.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina, kata Ispiani, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau mengakses media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal, serta daya beli dan perekonomian masyarakat.

“Sesuai yang kami ketahui penyesuaian harga BBM non subsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” jelas Kitty.

Melalui evaluasi ini, kata Kitty, sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur mengalami penurunan harga.

“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” kata Kitty. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Semarak HUT RI, PLN Bagi-bagi Promo “Merdeka Daya”

17 August 2026 - 16:12 WIT

HUT ke-81 RI: Dirut PLN Pimpin Langsung Siaga Kelistrikan dari NTT

17 August 2026 - 12:14 WIT

Banjir Promo BRI di HUT ke-81 RI, Berikut Rinciannya

15 August 2026 - 16:15 WIT

Saatnya Punya Mobil Baru, BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang

15 August 2026 - 14:40 WIT

Mudahkan Layanan Keuangan, CIMB Niaga Syariah Hadir di Batam

15 August 2026 - 00:09 WIT

HUT ke-81 RI di Papua: PLN Kawal Keandalan Listrik di 63 Lokasi Strategis

14 August 2026 - 21:53 WIT

Trending di BISNIS